Siapa pun Calon Dirut BTN, Jangan Sampai Mengganggu Program Jokowi  

Selasa, 09 Maret 2021 – 16:53 WIB
Bank BTN. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah diminta tidak salah pilih dalam menentukan sosok Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) karena sangat terkait erat dengan industri perumahan Nasional, sebagai program nawacita Presiden Joko Widodo.

Mengingat, pada Rabu (10/3) besok, Bank BTN bakal menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang salah satu agendanya adalah perubahan susunan pengurus.

BACA JUGA: Dirut BTN Sebut Ekspansi Sektor Perumahan Berdampak Pada Lima Sektor

Wakil Ketua Umum Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Irwan menilai karena pentingnya sektor properti terhadap sektor lainnya seperti industri semen, genteng, cat, dan lain-lain, sehingga sektor ini butuh sosok yang berpengalaman. 

“Sehingga program pemerintah lebih cepat terwujud dengan baik. Sehingga kontribusi kebangkitan ekonomi lebih cepat. Dibanding dengan orang baru yang belum pengalaman, maka akan terjadi sebaliknya, yaitu perlambatan, karena orang baru perlu belajar lagi,” tutur Irwan.

BACA JUGA: Benarkah Kaesang Pangarep Kena Pelet? Mbah Mijan Lakukan Meditasi, Hasilnya...

Terpisah, Direktur Utama Citra Swarna Group Victor menambahkan dibutuhkan figur pemimpin yang berpengalaman dan tahu seluk beluk permasalahan mengenai rumah subsidi atau yang biasa disebut FLPP.

Menurut Victor, Bank BTN juga sangat butuh sosok yang paham mengenai Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

BACA JUGA: BTN Ajak Pemda Bantu Pulihkan Ekonomi Nasional Lewat Sektor Properti

"Proses menjalankan restrukturisai bagi kami pengembang kecil juga tidak bisa dilakukan oleh orang yang tidak mengerti tentang kredit rumah rakyat. karena sejak awal memang bisnis BTN itu unik, sehingga dibutuhkan figur yang mengerti betul industri rumah rakyat dengan segala permasalahan dan solusinya,” katanya.

Untuk itu dia berharap pemerintah akan memilih pemimpin BTN yang mengerti dan berpengalaman mengenai pembiayaan rumah subsidi atau FLPP dan seluk beluk bisnis BTN.

“Kalau tidak berpengalaman, yang repot nanti masyarakat berpenghasilan rendahnya sendiri yang jadi terbengkalai sebagaimana dimaksud dari tujuan program sejuta rumah,” tukas Victor.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Aura Kasih: Gue Kena Covid-19 Gara-gara Diet Ketat


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler