Sidang Asabri: Saksi Sebut Heru Hidayat Pemilik Millennium Capital Management

Selasa, 19 Oktober 2021 – 14:57 WIB
Ilustrasi - Palu Hakim (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

jpnn.com, JAKARTA - Sidang lanjutan dugaan korupsi di PT Asabari dengan terdakwa Sonny Wijaya, Jimmy Sutopo dan Heri Setianto kembali digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (19/10).

Persidangan kali ini menghadirkan 13 orang saksi, salah satu diantaranya Betty Halim mantan Komisaris PT Sinergi Millenium Sekuritas atau Millenium Danatama Sekuritas (MDS).

BACA JUGA: Kasus ASABRI: Kejagung Periksa Maraton 22 Saksi dan Tetapkan 3 Tersangka Baru

"MDS bergerak di bidang perantara (broker) pedagang efek. Sedangkan Asabri merupakan klien Millennium Danatama Securitas sejak pertengahan 2013, termasuk juga perusahaan - perusahaan Reksadana. Basically, MDS hanya mentransaksikan saham klien ke klien. Jadi klien yang menginstruksikan beli atau jual,” ujar Betty saat menyampaikan kesaksiannya, di depan majelis hakim Tipikor, Jakarta Pusat.

Ketika ditanya Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menjelaskan saat bertransaksi dengan Millennium Capital Management (MCM) yang merupakan pengelola Reksadana Asabri yang juga sebagai klien MIllenium Danatama Securitas (MDS), siapa penentu pembelian saham tersebut, secara tegas Betty menjawab Heru Hidayat.

BACA JUGA: Jadi Korban Berita Hoaks, Terdakwa ASABRI Perkarakan 2 Media Online Ini

“Apakah Heru Hidayat, Joko Hartono Tirto atau Moudy," tanya JPU lagi.

Kemudian Betty menjawab, sepengetahuannya pemilik PT Millenium Capital Manajemen ( MCM ) adalah Heru Hidayat.

BACA JUGA: Penyidikan Kasus ASABRI: Kejagung Periksa Direktur Sejumlah Perusahaan Sekuritas

Hal tersebut dia ketahui berdasarkan informasi lisan dari mantan adik iparnya, Liem Anggie, bahwa Heru Hidayat telah membeli keseluruhan perusahaan itu sekitar tahun 2010 silam.

“Dalam kesaksian Anggie terdahulu juga dikatakan MCM sudah dijual, namun dibantah oleh Heru," kata Ketua Majelis Hakim menambahkan keterangan Betty.

Di sisi lain, Betty juga menyatakan tidak pernah menyarankan MI pengelola dana Asabri untuk membeli saham saham tertentu.

"Penentuan pembelian saham itu di ranahnya MCM,” kata Betty menandaskan.

Hal menarik lainnya adalah bantahan Betty, bahwa dia tidak pernah memperkenalkan Heru Hidayat dengan Hari Setianto, selaku Direktur Asabri saat itu. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler