Sigra, Jagoan Terbaru Astra Daihatsu Motor

Rabu, 27 Juli 2016 – 14:21 WIB
Astra Daihatsu Motor. Foto: Ist

jpnn.com - SURABAYA – PT Astra Daihatsu Motor bersiap mengeluarkan produk terbaru pada segmen mobil murah ramah lingkungan (LCGC) tujuh penumpang. Selain ADM, PT Toyota Astra Motor (TAM) akan merilis produk anyar pada segmen yang sama.

Masing-masing produk dari pabrikan otomotif asal Jepang itu akan diberi nama Sigra dan Calya. Direktur Pemasaran ADM Amelia Tjandra menyatakan, pihaknya telah mendistribusikan Daihatsu Sigra ke diler-diler di Indonesia.

BACA JUGA: Sri Mulyani Diminta Segera Koordinasi Dengan OJK

’’Tetapi, produk tersebut belum resmi dijual. Waktu peluncurannya tunggu saja,” katanya setelah konferensi pers Daihatsu Astec Open kemarin (26/7).

Dia menuturkan, Sigra mengisi pasar LCGC dengan tujuh penumpang. Tidak tertutup kemungkinan, Sigra dapat mengubah komposisi penjualan Daihatsu saat ini.

BACA JUGA: Intip Keunggulan Mitsubishi New Mirage

’’Tetapi, produk itu belum bisa menggantikan Xenia karena agak berbeda. Secara engine, Xenia lebih besar, lebih tinggi, serta lebih mewah,” ujarnya.

Produk baru di segmen tujuh penumpang tersebut merupakan jawaban atas impian pembeli roda empat di Indonesia. Hal itu tidak dipisahkan dari budaya berkelompok maupun tahunan masyarakat Indonesia, yaitu mudik.

BACA JUGA: Juni 2016, Arus Kapal Pelabuhan Tanjung Perak Naik Signifikan

Dengan begitu, mobil tujuh penumpang masih menjadi pilihan mayoritas pembeli dalam negeri. ’’Di Thailand double cabin lebih laku. Selain bisa mengangkut penumpang, double cabin bisa mengangkut barang. Sementara itu, di Malaysia city car lebih laris,” terangnya.

Ada sejumlah varian Sigra yang akan dirilis kepada konsumen di Tanah Air. Mulai tipe standar hingga model terlengkap. Fitur safety juga disematkan pada mobil yang menggendong dua pilihan mesin 1.000 cc dan 1.200 cc tersebut.

Secara penjualan, pasar otomotif di Jawa Timur tumbuh lebih baik daripada nasional. Pada semester pertama tahun ini, pasar otomotif nasional tumbuh tipis 1 persen.

Di Jawa Timur terdapat pertumbuhan pasar 5 persen. Pasar tumbuh lebih signifikan, bahkan di Surabaya dan Sidoarjo mencapai tujuh persen.

’’Mayoritas pembeli merupakan karyawan yang berpenghasilan tetap yang tidak terlalu terdampak turunnya harga komoditas seperti di beberapa wilayah,” terang Regional Manager Astra Daihatsu Jawa Timur Budhy Lau. (vir/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tiga Gardu Induk Siap Beroperasi, PLN Bisa Berhemat Hingga..


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler