Sikap Jokowi Tak Lagi Diam Bikin Kubu Prabowo Ngeri?

Senin, 04 Februari 2019 – 20:08 WIB
Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Inas N Zubir. Foto: Twitter

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP Partai Hanura Inas N Zubir heran dengan tudingan kubu pasangan calon presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Salahudin Uno yang menilai calon presiden Jokowi panik.

Menurut Inas, sikap Jokowi mulai berbicara blakblakan semata menjawab sejumlah pernyataan Prabowo yang selama ini terkesan asal-asalan tanpa fakta, data dan analisa yang benar.

BACA JUGA: Respons MUI soal Mbah Moen Salah Ucap saat Berdoa Bareng Pak Jokowi

"Sangat mengherankan, ketika Jokowi yang selama ini diam, lalu kemudian menjawab dengan tegas malah disambut kubu Prabowo-Sandi dengan berbagai tudingan, di antaranya Jokowi panik," ujar Inas di Jakarta, Senin (4/2).

Anggota tim kampanye nasional (TKN) pasangan calon presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin ini menilai, tudingan kubu Prabowo tanpa disadari justru menunjuk capres nomor urut 02 terkesan panik.

BACA JUGA: Pakai Mobil Dinas ke Acara Prabowo, Ngadiyono Divonis 2 Bulan Penjara

"Karena jawaban-jawaban Jokowi menelanjangi ketidakmampuan Prabowo dalam menyajikan data lalu menganalisisnya," ucap Inas.

Dia juga menduga tudingan Jokowi panik sengaja dilontarkan untuk menutupi ketakutan dan kengerian kubu Prabowo dengan style Jokowi yang tidak lagi diam dalam persaingan Pilpres 2019.

BACA JUGA: Enjoy Saja Jadi Cara Abah Maruf Jaga Tubuh Tetap Prima

"Kubu BPN juga terkesan salah menilai dengan mengatakan Jokowi ofensif, padahal gimik dalam politik diperlukan agar mesin pemenangan capres tetap hidup dan harus siap setiap saat untuk berakselerasi mengatur irama kampanye," katanya.

Inas mengatakan, Kegagalan pemahaman BPN menunjukkan tim kampanye Prabowo-Sandi masih minim pengalaman tempur serta tidak memiliki intuisi untuk bereaksi dengan cerdas dan cepat.

"Jadi, hanya sekadar ngoceh dan ngedumel, apalagi sambil bermimpi dengan mengatakan berdasarkan survei internal, selisih antara jago mereka dengan Jokowi-Amin tinggal empat persen. Ayo bangun, jangan bermimpi terus," pungkas Inas. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Apakah Memanggil Jokowi dengan Cak Jancuk Kena Jerat UU ITE?


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler