SIMAK! Inilah 7 Rahasia Kesuksesan Go-Jek yang Dipaparkan Nadiem

Sabtu, 19 Maret 2016 – 18:09 WIB
CEO Go-Jek Nadiem Makarim. FOTO: bca for jpnn.com

jpnn.com - SEMUA orang pasti tahu tentang pencapaian yang luar biasa dari Go-Jek. Tapi belum banyak yang tahu tentang rahasia dibalik kesuksesan Go-Jek. CEO Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim pun membuka rahasia tersebut di malam penghargaan Worth of Mouth Marketing (WOMM) beberapa waktu lalu.

Berikut strategi bisnis dan pemasaran Go-Jek yang dipaparkan Nadiem:

BACA JUGA: Tak Masuk Akal, Isi LHKPN kok Rumit...

 

1. Produk yang unik

BACA JUGA: Heran, Terdakwa Penjual 13 Ribu Manusia Cuma Tahanan Kota

Produk Go-Jek terbilang unik, bahkan aneh bagi masyarakat umum. Seperti tukang ojek menggunakan seragam yang bisa kamu panggil melalui aplikasi. Bahkan, selain menjadi alat transportasi, Go-Jek juga menyediakan layanan berbelanja, kurir dan membeli makanan.

 

BACA JUGA: Ibarat Ikan, Pausnya Itu Bali, Ikan Kecilnya adalah Banyuwangi

2. Menjual waktu

Produk Go-Jek sebenarnya bukan hanya sekadar menawarkan layanan transportasi, kurir maupun beli makanan. Go-Jek juga menawarkan waktu, dimana saat ini waktu sudah menjadi sesuatu yang sangat berharga.

 

3. Exclusive online marketing

Dalam memasarkan produknya, Nadiem memaparkan bahwa Go-Jek tak mengeluarkan uang di media lain, seperti media cetak, pay per click (PPC), google dan lainnya. Go-Jek hanya beriklan di sosial media (Facebook dan Twitter) dengan membayar perinstalasi aplikasi, bukan perklik.

 

4. Produk yang mendasar

Go-Jek merupakan produk yang mendasar karena transportasi dan makanan (Go-Food) merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Banyak orang menghabiskan uang untuk kebutuhan tersebut.

 

5. Memiliki cerita tersendiri

Berkat keunikan Go-Jek, kisah ini membuatnya menjadi viral karena kisah yang menyentuh hati. Seperti seorang ibu bisa pulang lebih cepat dengan Go-Jek, seorang bapak bisa memesan makanan favorit untuk sang anak.

 

6. Strategi pemasaran

Ketika word of mouth sudah terjadi, Go-Jek mendukung dengan insentif berupa riveral code. Cara ini akan membuat pengguna Go-Jek bisa mendapat kredit senilai Rp50 ribu, baik yang mengundang maupun yang diundang.

 

7. Pemasaran konten

Go-Jek sadar bahwa pihaknya sudah tak perlu lagi memasarkan produknya. Alasannya, masyarakat sudah merasakan layanan yang ia tawarkan. Untuk itu, Go-Jek sudah masuk ke dalam pemasaran konten (content marketing). Artinya, ada sebuah cerita dari pengguna dan supir Go-Jek. (bca/adv)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Zaskia Gotik Harus Diajarkan Pancasila


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler