Simak Pengakuan Pria Berjoget Pakai Mukena, Dia Terancam 6 Tahun Penjara

Senin, 11 Mei 2020 – 06:55 WIB
Pria yang joget mengenakan mukena sudah dijadikan tersangka. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, OGAN KOMERING ULU - Polisi menangkap DB (18), pria yang berjoget mengenakan mukena diiringi musik DJ di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.

DB sudah dijadikan tersangka dan terancam hukuman pidana paling lama enam tahun penjara.

BACA JUGA: Keterlaluan, Nessa Berjoget TikTok Pakai Suara Orang Baca Alquran

"Tersangkanya sudah kami amankan," kata Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), AKBP Arif Hidayat Ritonga melalui Kasat Reskrim, AKP Wahyu Setyo Pranoto di Baturaja, Minggu (10/5).

Tersangka dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) jo 45A ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau 156a KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana paling lama enam tahun penjara.

BACA JUGA: Demi Keamanan, PNS Amerika Bakal Dilarang Main TikTok

AKBP Aruf menjelaskan, tersangka warga Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur tersebut ditangkap setelah video rekamannya berjoget menggunakan mukena diiringi musik DJ viral tersebar di dunia maya.

"Tersangka dibekuk anggota Reskrim Polres OKU di rumahnya tanpa perlawanan pada Rabu (6/5) sekitar pukul 21.31 WIB," jelasnya.

BACA JUGA: Pak Jokowi Perlu Tahu, Ada Hal Mengejutkan di Jerman, Miris

Dia mengemukakan, pelaku DB yang berprofesi sebagai buruh kepada polisi mengaku hanya iseng merekam TikTok salat tersebut.

Rekaman video tersebut dibuat setelah salat subuh menggunakan konten snapgram video salat dengan diiringi musik dugem berjoget memakai mukena berwarna putih biru motif bunga-bunga.

Video tersebut direkam melalui aplikasi instagram dengan menggunakan satu unit telepon genggam merk VIVO Y12 kemudian dishare di status akun Whatsapp dan instragram milik pelaku hingga membuat gempar jagad maya.

"Saat ini pelaku beserta barang bukti berupa satu unit telepon genggam dan satu buah mukena putih biru bermotif bunga-bunga sudah kami amankan untuk diproses lebih lanjut," tegasnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler