Simpang Ciawi Bogor Akan Ditata, Ade Yasin: Perlu Campur Tangan Pemerintah Pusat

Sabtu, 05 Maret 2022 – 04:39 WIB
Arus lalu lintas di Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/1/2021). (ANTARA/M Fikri Setiawan)

jpnn.com, BOGOR - Untuk mengatasi kesemrawutan kendaraan, Simpang Ciawi, Bogor, Jawa Barat akan dilakukan penataan.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor menyepakati tujuh langkah untuk melakukan penataan Simpang Ciawi.

BACA JUGA: Masyarakat Diimbau Tidak Berlibur ke Puncak Bogor

"Penataan Simpang Ciawi ini adalah kebutuhan, sehingga kami perlu bantuan dan campur tangan (pemerintah) pusat untuk menangani masalah Ciawi. Sebab, sekitar Ciawi itu jalannya adalah jalan nasional, sehingga kami butuh integrasi untuk penataan Ciawi ini,” ujar Ade Yasin seusai rapat koordinasi bersama Kemenhub di Jakarta, Jumat.

Ade Yasin mengatakan penataan perlu dilakukan untuk mengatasi kesemrawutan kendaraan di Simpang Ciawi, terlebih lokasinya dekat dengan Kawasan Puncak yang kerap menjadi primadona destinasi wisata.

BACA JUGA: Berita Duka, Taufik Meninggal Dunia, Kami Ikut Berbelasungkawa

Tujuh langkah tersebut, yaitu pertama membangun jalan layang atau fly over dengan meninjau kembali detail engineering design (DED) tahun 2016 oleh Kementerian PUPR, serta pembebasan lahannya dilakukan oleh pemerintah pusat.

Kedua, proses mempercantik Simpang Ciawi dilakukan oleh PT Jasa Marga, sejalan dengan penyediaan fasilitas titik pemberhentian atau pickpoint angkutan bus Transjabodetabek yang dilakukan oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

BACA JUGA: Tukang Bakso Ternyata Komplotan Perampok, Simak Pengakuannya

Ketiga, membangun terminal tipe A. Keempat, melakukan kajian rencana pembangunan fasilitas dan pemadu intermoda sekitar Simpang Ciawi yang dilakukan oleh BPTJ.

Kelima, melakukan optimalisasi skema anggaran pembangunan melalui APBN, pihak swasta, atau menggunakan metode Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Keenam, memfungsikan kembali lalu lalu lintas atau traffic light di Simpang Ciawi. Ketujuh, menjadikan Kawasan Bopunjur (Bogor, Puncak, Cianjur) sesuai dengan Perpres Nomor 60 Tahun 2020 sebagai Kawasan Prioritas Nasional.

Sementara, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi di tempat yang sama menyebutkan bahwa penataan sudah mulai dilakukan oleh PT Jasa Marga.

Dia meminta kepada seluruh pihak yang terlibat penataan Simpang Ciawi agar berkolaborasi dengan baik.

“Ini akan kami kawal, saya juga akan lapor kepada pak menteri, berdasarkan hasil notulen ada beberapa catatan yang harus segera kami tindak lanjuti dan untuk rencana jangka pendek akan segera kami lakukan," ujarnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler