Sinyal ISIS Semakin Dekat

Sabtu, 01 Juli 2017 – 14:00 WIB
Lokasi penikaman oleh teroris terhadap seorang personel Brimob di Masjid Falatehan Jalan Palatehan Blok M Jaksel, Jumat (30/6/17) Malam. FOTO: FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Risa Mariska mengatakan, penyerangan atau teror terhadap anggota kepolisian di Masjid Palatehan, depan Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/6), menjadi signal bahwa teroris sudah membaur dengan masyarakat. Bahkan, keberadaannya tidak terlihat.

"Teror ini juga memperlihatkan bahwa ISIS sudah semakin dekat," kata Risa, Sabtu (1/7).

BACA JUGA: Polisi Identifikasi Peneror Anggota Brimob di Masjid Falatehan

Politikus PDI Perjuangan itu menilai teroris ini melakukan aksinya dengan tujuan untuk menimbulkan rasa takut.

Bahkan, kata dia, mereka tidak segan untuk melakukan aksinya di rumah ibadah.

BACA JUGA: Dankor Brimob Beri Instruksi Khusus Lewat Radiogram

Sama seperti yang pernah terjadi di gereja St Yoseph Medan, Sumatera Utara pertengahan 2016.

"Akan tetapi berkat peran serta dari masyarakat, aksi tersebut dapat digagalkan," ujarnya.

BACA JUGA: Fadli Zon Kutuk Kasus Penusukan Anggota Brimob

Risa mengimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif mengingat maraknya aksi teror belakangan ini.

"Kepolisian agar meningkatkan kewaspadaan karena mereka (teroris) ada di sekitar kita bahkan kita tidak bisa membedakannya," paparnya.

Terkait penanganan terorisme, Risa mengatakan, tentu secara spesifik aturannya harus dibuat dalam Rancangan Undang-undang Terorisme.

Dia berharap UU Terorisme yang baru dapat mengakomodir seluruh hal-hal yang selama ini belum diatur dalam UU nomor 15 tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU nomor 1 tahun 2002 tentang Pemberangasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UU. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Perlu Konsolidasi dan Evaluasi Terkait Kasus Penyerangan Polisi


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler