Sinyal PDIP Usung Kader Sendiri, Bagaimana Kang Emil?

Rabu, 22 Maret 2017 – 15:27 WIB
Wali kota Bandung Ridwan Kamil menyapa warga di acara deklarasi menjadi calon Gubernur Jawa Barat tahun 2018 mendatang di lapangan SSB Garuda, Desa Tegalwangi Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Kamis (16/3). Ilustrasi by: Deni H/Radar Cirebon

jpnn.com, BANDUNG - Kedekatan Ridwan Kamil dengan PDI Perjuangan bukan jaminan partai banteng moncong putih itu bakal mengusungnya di Pilgub Jabar 2018.

Pasalnya, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu memberi sinyal akan mengusng kader sendiri.

BACA JUGA: Dukungan NasDem Bikin Ruang Gerak Emil Terbatas

"Mau itu jadi gubernur atau wakil gubernur, PDI Perjuangan akan memprioritaskan kader. Kami akan mengusung nama dari partai sendiri," tegas Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Jabar, Abdy Yuhana, seperti diberitakan Radar Bandung (Jawa POs Group) hari ini.

Abdy memaparkan, PDI Perjuangan memiliki mesin partai di tingkat provinsi hingga 27 kabupaten/kota di Jabar.

BACA JUGA: PPP Jabar Ogah Ikuti Langkah NasDem

Artinya, seorang calon harus bisa menjalin hubungan dengan jajaran pengurus dan kader partai hingga tingkat bawah untuk bisa memenangkan Pilgub Jabar.

"Kami juga memiliki 5.000 pengurus di tingkat ranting dan ribuan pengurus di anak ranting. Jika gubernur atau wakilnya bukan orang kami, ya sulit memenangkan Pilgub. Lagi pula kami bisa mengusung nama dengan modal 20 kursi di DPRD," tambahnya.

BACA JUGA: Gerindra: Ternyata Sekelas Emil Haus Kekuasaan Juga

Lebih lanjut, Abdy menegaskan, dalam memilih sosok nama untuk diusulkan sekaligus diputuskan oleh DPP, terlebih dahulu DPD harus melakukan evaluasi saat Pilgub 2008 dan 2013 silam, dimana popularitas tidak selalu menjamin satu kemenangan.

Seperti contoh, Agum Gumelar dan Dede Yusuf, keduanya menelan kekalahan meskipun popularitas mereka tinggi ketimbang calon lain.

"Jika hasil evaluasi nama-nama calon sudah ada, keputusan ada di DPP. Percuma kami mengusung nama tapi DPP tidak mau," terangnya.

Menurutnya, ada beberapa tahap yang harus dilalui untuk memunculkan nama pada pencalonan kepala daerah, meski PDIP memiliki 20 kursi di legislatif, yang notabene bisa mengusung bakal calon kapan saja dan siapa saja.

"Perlu diingat kami sudah memiliki syarat utama dalam pencalonan yaitu 20 kursi DPRD artinya sudah memenuhi 20 persen dari 100 kursi DPRD. Kapan saja bisa mengusung ketika mendekati waktu tahapan pemilu atau waktu pendaftaran juga bisa," kata Abdi.

Terkait komunikasi antara PDI Perjuangan dengan Walikota Bandung, Ridwan Kamil, Abdy menyebut, belum ada keputusan resmi dari DPP. Namun, DPD masih membuka ruang untuk calon-calon yang berkompeten.

"Emil kan baru komunikasi dengan DPP, lagian mekanisme untuk di usung PDI Perjuangan belum ditempuh seperti penjaringan kemudian uji publik, layak atau tidak menurut pandangan masyarakat. Mungkin, pertengahan Mei 2017 pendaftaran akan kami buka," pungkasnya.(arh)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terus Diserang Gerindra, Begini Reaksi Ridwan Kamil


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler