Siswa Cahaya Rancamaya Harumkan Nama Jawa Barat di OSN 2023

Kamis, 07 September 2023 – 19:27 WIB
Siswa-siswi Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School kembali mengharumkan nama Jawa Barat dengan mempersembahkan 2 medali di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2023. Foto dok. Sekolah Cahaya Rancamaya

jpnn.com, JAKARTA - Siswa-siswi Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School kembali mengharumkan nama Jawa Barat dengan mempersembahkan 2 medali di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2023. 

Melalui lima perwakilannya (4 siswa SMA dan 1 Siswa SMP) Sekolah Cahaya Rancamaya berhasil meraih 1 medali perak untuk bidang Kimia yang dipersembahkan Baruna Adi Sanjaya.

BACA JUGA: 4 Siswa SMAN 8 Jakarta Raih Medali pada Olimpiade Sains Nasional 2023

Lalu, 1 medali perunggu untuk bidang Matematika yang dipersembahkan Muhammad Ilham Al Farisi.

"Alhamdulillah, ini sangat membanggakan dan menjadi motivasi bagi lainnya untuk berprestasi," kata Indah Hamidah Humas Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School dalam keterangannya, Kamis (7/9).

BACA JUGA: Target Tampil di Olimpiade Brisbane 2032, Timnas Voli Putri Gunakan Jasa Pelatih Asing

Dia menambahkan bukan hal mudah untuk bisa berada di tahap tersebut. Untuk bisa sampai di tahapan seperti sekarang ini mereka harus menempuh perjalanan begitu panjang, banyak sekali tantangan, persiapan, perjuangan dan juga pengorbanan yang harus mereka lalui. 

Salah satu perwakilan siswa yakni M. Ilham Al Farisi mengungkapkan OSN 2023 ini merupakan kesempatan terakhirnya di ajang paling bergengsi di Indonesia. Dia harus mengikuti pelatihan untuk membantu mempersiapkan diri.

BACA JUGA: Mantan Pemain NBA Mengamuk, Timnas Awali Pra-Kualifikasi Olimpiade dengan Manis

Selain itu, juga diberikan kesempatan belajar dari pelatihan yang persiapkan SMA Cahaya Rancamaya, yang memberikan pelatihan pra-OSN intensif bersama tutor-tutor berpengalaman. 

"Saya sangat  beruntung bisa belajar dari para mentor yang sangat berkompeten, sehingga  bisa berhasil meraih prestasi untuk kesempatan terakhir saya," kata Ilham yang saat ini duduk di kelas XII SMA.

Ditambahkannya pencapaian tersebut tak lepas dari dukungan orang-orang di sekitar termasuk orang tua, teman-teman dan juga guru-guru. "Tentunya saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rezekinya yang tak pernah terhingga," ucap Ilham.

Berbeda dengan Narendra Aditya Tanoto, salah satu dari 5 siswa perwakilan sekolah Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School. Meski gagal meraih medali diajang OSN 2023 kali ini, dia tetap legawa menerima hasil yang ditetapkan. 

“Meskipun belum berhasil meraih medali, saya tetap mengapresiasi ajang OSN kali ini, jika ada penilaian saya sangat  ikhlas memberikan  rating 10/10 untuk OSN kali ini karena  pengalaman yang saya dapatkan," ungkapnya. 

Dia menyebutkan semua kerja keras, usaha, dan perjuangan selama setahun ini sepadan dengan seminggu pengalaman sangat berharga di ajang OSN 2023. Setelah OSN ini Narendra mengaku  bakal banyak meng-upgrade diri. 

"Dari yang sebelumnya berniat tidak mau ikut kompetisi lagi sekarang malah makin semangat untuk ikut OSN tahun depan," tegasnya.

Olimpiade Sains Nasional 2023 (OSN) merupakan kompetisi  bagi para pelajar yang berlangsung selama 5 hari (27 Agustus – 2 September 2023) di kota Bogor. Ajang tahunan itu diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI). 

Sementara itu, di ajang lain dan di waktu yang tidak lama berselang, dua siswa SMA Cahaya Rancamaya kembali mempersembahkan prestasi yang membanggakan untuk provinsi Jawa Barat. Melalui ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama sejak 3-7 September 2023 di Kendari, Sulawesi Tenggara, perwakilan SMA Cahaya Rancamaya yakni Baruna Adi Sanjaya dan Fauzi Kemal Maulidi berhasil keluar sebagai Absolute Winner dengan merail dua medali emas bidang  Kimia dan Matematika terintegritasi untuk jenjang SMA/MA.

"Perjuangan dan perjalanan panjang yang harus mereka lalui akhirnya terbayar sudah, meskipun sempat merasa capek, letih bahkan sempat drop atau sakit, namun semua pengorbanan itu alhamdulillah berbuah manis pada akhirnya," kata Baruna.

Lain halnya dengan Kemal, saat awal mengikuti KSM sempat mengalami demotivasi karena diajang OSN sebelumnya gagal meraih medali, tetapi justru di KSM 2023 berhasil meraih medali emas. 

Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School, menurut Ari Rosandi selaku Direktur Pendidikan senantiasa memfasilitasi dan memotivasi para siswanya untuk terus meraih prestasi. Ari juga berpesan kepada para siswa yang ingin berhasil di setiap ajang seperti ini tentu harus disiplin. 

"Orang sukses selalu memiliki sikap disiplin, sedangkan orang yang tidak disiplin jarang sekali meraih kesuksesan," ujar Ari.

Dia mengatakan Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School selalu berusaha menyiapkan para siswanya untuk menghadapi tantangan mengikuti lomba seperti olimpiade sains nasional dan kompetisi sains madrasah.

Medali yang diraih para siswa ini menjadi buah dari proses yang sangat ketat dan penuh dengan perjuangan panjang melalui disiplin para siswa yang mengikuti ajang-ajang seperti ini. (esy/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler