Siswa SD Ditemukan Tersangkut di Pohon Bakau, Kondisinya Mengenaskan Begini

Kamis, 06 Agustus 2020 – 19:52 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Rafli Aulya, 10, yang tersangkut di pohon bakau di pantai Desa Lewintana, Kabupaten Bima, NTB, Rabu (5/8/2020), sekitar pukul 21.00 WITA. Foto: ANTARA/HO/Basarnas

jpnn.com, MATARAM - Rafli Aulya, siswa SD yang dilaporkan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di hutan bakau pantai Desa Lewintana, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (5/8), sekitar pukul 21.00 WITA.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram Nanang Sigit PH, di Mataram, Kamis, mengatakan korban ditemukan tersangkut di pohon bakau tidak jauh dari tempat bocah tersebut mencari rumput.

BACA JUGA: Kewalahan, Polisi Terpaksa Menebang Pohon Kelapa untuk Menangkap Pembunuh Sadis Ini

"Setelah dilakukan pencarian sejak Selasa (4/8) malam, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, tadi malam pukul 21.00 WITA," katanya.

Sebelumnya, Basarnas Mataram menerima laporan dari Agus, anggota Polairud Polres Bima yang meneruskan informasi dari Kepala Dusun Lewibada, Desa Lewintana, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima.

BACA JUGA: Seorang Ibu Digugat Anak Kandung, Gara-gara Tanah Warisan dan Uang Tunjangan Pensiun

Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Bima diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian bersama Polairud Polres Bima, keluarga korban, masyarakat/nelayan setempat dan unsur terkait lainnya menggunakan rubber boat, speed boat dan perahu nelayan.

Korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu, pergi bersama dua orang temannya mencari rumput laut di perairan pantai Desa Lewintana pada Selasa (4/8), sekitar pukul 17.00 WITA.

BACA JUGA: Pembobol ATM Ini Sudah Gondol Uang Rp365 Juta Lebih, Begini Modusnya, Benar-benar Edan

Saat hari sudah mulai malam, korban diajak pulang oleh kedua temannya. Orang tua korban menanyakan keberadaan anaknya saat mereka tiba di rumah, dan saat itu juga baru sadar korban tidak bersama mereka saat pulang dan diduga tenggelam.

BACA JUGA: Apa Motif Ayah Pembunuh Dua Anak yang Sembunyi di Atas Pohon Kelapa Itu? Polisi Bilang Begini

Mengetahui hal tersebut, warga setempat langsung melakukan pencarian bersama Polairud Polres Bima, setelah pihaknya menerima laporan dari Kepala Dusun Lewibada.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler