Siswi SMP Tewas Membusuk Tanpa CD di Semak-Semak, AKP Joko Singgung Dalang

Kamis, 23 Juni 2022 – 23:28 WIB
Kondisi mayat korban yang sudah membusuk saat ditemukan pengembala lembu, Selasa (21/6). Foto: Polres Langkat

jpnn.com, LANGKAT - Kasus penemuan mayat siswi SMP berinisial AS, 14, dalam kondisi membusuk di semak-semak Desa Puraka II, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumut, masih terus diselidiki kepolisian.

Polisi juga menyelidiki pelaku yang menjadi dalang tewasnya AS, warga Jalan Besitang, Kelurahan Alur Dua Baru, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat itu.

BACA JUGA: Seminggu Hilang, Siswi SMP Ditemukan Tak Bernyawa, Kondisi Telentang, CD Terbuka

"(Pelaku) masih kami selidiki," kata Kasi Humas Polres Langkat AKP Joko Sumpeno saat dikonfirmasi sumut.jpnn.com, Rabu (22/6).

Joko menyebut AS diduga menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan. Pasalnya, korban ditemukan dalam posisi telentang dengan seragam sekolahnya yang sudah terbuka.

BACA JUGA: Anda Kenal Mantan Anggota Polri Ini? Kini Mendekam di Balik Jeruji, Kasusnya Bikin Miris Hati

Bahkan, saat ditemukan pakaian dalam korban juga sudah terlepas.

"Penemuan mayat seorang siswi pelajar SMP diduga akibat pemerkosaan dan pembunuhan. Korban masih menggunakan rok sekolah SMP tanpa menggunakan baju," kata Joko.

BACA JUGA: 2 Oknum Polisi Berbuat Terlarang, Kombes Denny: Kapolda Berang, Sanksi Tegas Menanti

Saat ditemukan, tubuh korban juga sudah dipenuhi belatung dan bagian kepalanya sudah berubah menjadi tengkorak.

"Di bagian pelipis sebelah kiri korban juga ditemukan pecah," ungkapnya.

AKP Joko menyebut sebelum ditemukan tewas, korban sempat dinyatakan hilang mulai dari Rabu, 15 Juni 2022. Saat itu, korban berpamitan hendak pergi ke sekolahnya di SMPN 3 Simpang Pangkalan Susu.

"Korban dilaporkan tidak pulang pada hari Rabu, 15 Juni 2022, setelah pamit pergi sekolah," kata Joko Sumpeno.

Seusai hilang, keluarga korban sempat membuat pengumuman di media sosial. Namun, sayangnya korban baru ditemukan pada Selasa (21/6) sekitar pukul 18.00 WIB, oleh pengembala lembu bernama Ruslan dan Jefri yang sedang melintas di lokasi tersebut.

Saat itu, Ruslan mulai mencium aroma bangkai menyengat. Sontak dia pun mendekati lokasi tersebut dan menemukan mayat korban.

"Saksi Ruslan ada mencium aroma bangkai dan dilihatnya di semak-semak ada mayat seorang wanita," sebutnya.

Tak menunggu waktu lama, keduanya lalu melaporkan penemuan mayat itu ke kepala lingkungan setempat hingga akhirnya diteruskan ke Polsek Pangkalan Brandan.

BACA JUGA: Uang Taruna Polri Hilang Dicuri, Pelaku Ternyata

Petugas kepolisian yang menerima laporan kejadian itu lalu mendatangi lokasi untuk olah TKP. Setelah itu, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.(mcr22/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler