Siti Berlian Ditemukan Tewas Mengapung Usai Pulang Kampanye

Selasa, 10 April 2018 – 04:04 WIB
Mayat. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, PALEMBANG - Penemuan mayat laki-laki yang mengapung di aliran anak sungai menghebohkan warga Jalan Datuk M Akib, Kelurahan 23 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Senin (9/4) pagi.

Mayat yang mengenakan pakaian kampanye salah satu pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota (wako dan wawako) tersebut langsung diangkat warga dan anggota polisi ke pinggir sungai.

BACA JUGA: Sopir Truk Kabur Usai Tabrak Pengedara hingga Tewas

Belakangan diketahui, mayat laki-laki tersebut adalah Hamdan (56), warga Lorong Gubah, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) I. Jasad korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk divisum.

“Kemarin (Minggu, 8/4), sekitar pukul 12.00 WIB, pamit nak melok kampanye,” kata menantu korban, Indra, yang ditemui di RS Bhayangkara.

BACA JUGA: Perempuan Ini Laporkan Sang Pacar ke Polisi Usai Melahirkan

Menurut Indra, mereka berangkat ke lokasi kampanye berbarengan. Di lokasi kampanye di Benteng Kuto Besak (BKB), mertuanya masih ada. Tapi saat akan pulang, mereka terpisah. “Bapak samo kawannyo bemotor. Kami samo rombongan lain pake mobil,” tutur Indra.

Sampai di rumah, lanjut Indra, mertuanya ternyata belum tiba. Karena sampai malam belum mencul, keluarga khawatir dan mencari keberadaannya ,tapi tidak ketemu.

BACA JUGA: Berita Terbaru Kasus Pembunuhan Sopir Go-Car di Palembang

“Pagi inilah, pasar di dam rame ada kabar penemuan mayat laki-laki pake baju kampanye,” tambahnya.

Diungkapkan Indra, keluarganya tidak ada firasat apa pun sebelumnya. Korban juga tidak menunjukkan hal aneh sebelum meninggal. “Hari ini (kemarin siang, red) langsung dikubur di Pemakaman Puncak Sekuning,” terangnya.

Sementara itu, dokter forensik RS Bhayangkara, Kompol Dr Mansuri mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan luar pada tubuh korban Hamdan. Menurutnya, korban diduga meninggal karena tenggelam.

“Sedangkan luka yang ada di kepala, masih dilakukan pendalaman, termasuk apakah korban juga punya riwayat penyakit,” sebutnya.

Terpisah, sekitar pukul 09.00 WIB, di Jalan Kancil Putih Pulau, RT 47, RW 10, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan IB I, ditemukan sesosok mayat perempuan yang tewas di dalam rumahnya. Diketahui, mayat perempuan tersebut ialah Siti Berlian (60). Jasad Siti pertama kali ditemukan Chandra (46), yang merupakan tetangga korban.

“Ponakan lihat dari atap rumah, pintu belakang rumah korban tebuka,” kata Ketua RT 47, Zaini.

Selain itu, Chandra juga melihat sepeda motor masih ada. Kemudian, Chandra pun memberitahu Zaini. Selanjutnya, Zaini mengabari anak korban, yakni Subran. Ketika Subran datang, warga membantu Subran membuka paksa pintu gerbang rumah korban.

Saat Subran masuk dari belakang, sudah mencium bau busuk. Saat dicari arah bau tersebut, Subran kaget dan berteriak karena menemukan ibunya sudah meninggal dengan keadaan terlentang di ruang tamu. “Almarhumah tinggal sendirian di rumah. Anak-anaknya tinggal di rumah mereka masing-masing,” terangnya.

Menurut Zaini, korban miliki riwayat sakit asma dan paru-paru. “Terakhir, saya melihat almarhumah, Jumat (6/4) sore, lagi duduk di teras, kemudian tidak terlihat lagi,’ imbuhnya.

Kapolsek IB I, Kompol Masnoni mengatakan, untuk korban Hamdan, pertama kali ditemukan seorang anak bernama Ado. Saat itu, Ado melihat ada yang mengapung. Setelah dicek, ternyata mayat. Di tubuh Hamdan, tidak ditemukan luka-luka akibat kekerasan. Hanya saja, di bagian kepala terdapat luka.

Lalu, untuk jenazah Siti Berlian, setelah ditemukan, langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum. “Di tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diperkirakan, almarhum Siti Burlian meninggal sudah tiga hari,” pungkasnya. (wly/vis/ce3)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tersengat Listrik, ABK Tongkang Tewas dan Jatuh ke Sungai


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler