SMGR Ambil Opsi Minoritas

Senin, 05 Juli 2010 – 11:01 WIB
JAKARTA - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) sedang mengkaji kemungkinan mengakuisisi PT Kertas Kraft Aceh (KKA)Meski bukan wilayah inti bisnis perseroan, tetapi keberadaan KKA sangat penting dalam menunjang lini bisnis perseroan

BACA JUGA: Genjot Kredit, Perluas Jaringan

Karenanya, perseroan diperkiarakan akan mengambil posisi minuritas dalam rencana akuisisi tersebut
"Kita pertimbangkan untuk mengambil porsi minuritas

BACA JUGA: TRIL Genjot Sektor Batubara

Karena memang KKA bukan masuk lini inti bisnis perseroan," tutur Dwi Sutjipto, Presiden Direktur Semen Gresik, di Jakarta belum lama ini.
 
Dwi mengatakan sebagai penunjang usaha inti perseroan, akuisisi KKA juga punya arti tersendiri
Sebab, sebagai penunjang juga tidak bisa dianggap remeh

BACA JUGA: Targetkan 400 Game Online

Segala sesuatunya sebut Dwi, mesti dilakukan secara cermat dan penuh pertimbanganSaat ini sambung Dwi, perseroan masih mengkaji rencana pembiayaan akuisisi tersebutSejumlah opsi untuk pembiayaan akuisisi itu juga dipertimbangkan"Termasuk apakah nantinya akuisisi itu dilakukan secara mandiri atau menggandeng mitra," imbuh Dwi

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar mengungkapkan, PT Semen Gresik Tbk sudah menyatakan minatnya untuk menyelematkan KKASMGR, menurut Mustafa akan mengandeng perusahaan asal Jepang untuk keperluan tersebutTerkait pernyataan Mustafa itu, Dwi menyatakan, masih sangat berhati-hati

“Belum bisa mengatakan secara jelasKami masih mengikuti secara seksama, bagaimana operasional KKAUntuk menggandeng mitra, perlu pengkajian lebih dalam," elaknya.Sementara Cholil Hasan, Direktur Keuangan SMGR, menyatakan tahun ini perseroan akan menghabiskan dana sekitar USD 210 juta atau 30 persen dari total capex USD 700 juta hingga 2012Dana capex, itu akan digunakan untuk pembangunan dua pabrik baru, di wilayah Tuban dan Pangkep, Sulawesi Selatan.“Kami harap pabrik baru itu bisa beroperasi 2011Kan pembangunannya sudah dimulai tahun lalu," tambah Cholil

Cholil menambahkan, pendanaan Capex hingga 2012 sebesar USD 700 juta, sudah diamankan melalui pinjaman perbankan dan kas internalUntuk pinjaman bank, perseroan telah mendapat fasilitas sebesar Rp 5,4 triliun atau 68 persen dari total kebutuhanSementara sisanya diambilkan dari kas internal.
Terpisah Maxi Liesyaputra, Analis BNI Securities, dalam risetnya menilai, penjualan dan laba SMGR tahun ini akan meningkat dari tahun lalu

Itu seiring dengan membaiknya sektor semen tahun iniselain itu, kinerja perseroan yang cukup baik, terutama dengan langkah efisien yang dilakukan, akan membuat laba tumbuh sesuai ekspetasiItu telah dibuktikan tahun lalu, saat industry mengalami pertumbuhan minus, kinerja SMGR mampu tumbuh dengan baik“Performa SMGR tahun akan jauh lebih baik,” tukasnya(far)

BACA ARTIKEL LAINNYA... BRI Pangkas Bunga sampai 2 Persen


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler