Soal Kontroversi Turis China, Muzani: Prioritaskan Keselamatan Rakyat

Kamis, 12 Januari 2023 – 20:51 WIB
Ketua Fraksi Gerindra DPR RI Ahmad Muzani. Foto: M Fathra Nazrul Islam/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Fraksi Gerindra DPR RI Ahmad Muzani menyoroti rencana pemerintah mengejar target 253 ribu turis China masuk ke Indonesia pada 2023 sebagai disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Target itu dikejar menyusul kebijakan pemerintah mencabut aturan PPKM untuk menggenjot perekonomian nasional di segala sektor, salah satunya pariwisata.

BACA JUGA: Beijing Apresiasi Cara Indonesia Melayani Turis China

Namun, target yang menyasar wisatawan asal Tiongkok itu menuai kontroversi karena China masih dilanda gelombang Covid-19 dengan jumlah kasus aktif lebih 92 ribu orang.

Terkait hal itu, Muzani mewanti-wanti jangan sampai pelonggaran protokol kesehatan demi mencapai target ekonomi justru mengabaikan keselamatan rakyat Indonesia. Fraksi Gerindra mendorong adanya aturan khusus terhadap wisatawan China yang mau datang ke tanah air.

BACA JUGA: Istri dan Anak PNS Bapenda Semarang yang Tewas Dibunuh Dilindungi LPSK

Misalnya, kewajiban melakukan swab PCR bagi turis asal China yang ingin masuk ke Indonesia harus diperketat. Itu sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan meningkatnya kasus Covid-19 di dalam negeri.

"Jangan sampai kita menargetkan pertumbuhan ekonomi tetapi mengabaikan keselamatan dan kesehatan rakyat," kata Muzani melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (12/1).

BACA JUGA: Dukung Pelarangan Anak Bermain Lato-Lato di Sekolah, FSGI Sentil KPAI

Dia tidak ingin herd immunity, upaya pemulihan ekonomi nasional, dan stabilitas sosial yang sudah dibangun dengan kerja keras menjadi sia-sia akibat ketidakwaspadaan terhadap kemungkinan ancaman Covid-19 melalui wisatawan asing, terutama asal China.

Sementara itu, sejumlah negara di dunia telah menerapkan pengetatan protokol kesehatan bagi turis asal Tiongkok yang hendak masuk ke negara mereka. Seperti, di Amerika Serikat, negara-negara di Eropa, serta sejumlah negara di Asia maupun Afrika.

Negara-negara di kawasan itu mewajibkan turis asal China untuk melakukan swab PCR sebelum masuk ke negaranya, bahkan pemerintah Maroko telah menetapkan pelarangan bagi turis asal China yang ingin masuk ke negara itu.

"Penting bagi pemerintah Indonesia untuk mulai mengkaji serta mempertimbangkan pengetatan, pembatasan, dan pemberlakuan aturan khusus bagi turis China yang ingin masuk ke Indonesia," tegas wakil ketua MPR RI itu.

Menurut Muzani, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sebaiknya tidak hanya memikirkan capaian atau target devisa dari wisatawan asing, tetapi harus memikirkan keselamatan masyarakat.

"Penting bagi Menteri Pariwisata dan juga Menteri Kesehatan untuk menerapkan aturan khusus tersebut. Dengan demikian kita bisa memastikan keselamatan dan kesehatan warga kita adalah hal yang sangat prioritas," tutur Muzani.

Sekjen Gerindra itu juga menyebut pemerintah memiliki kewajiban untuk melindungi masyarakat dari ancaman Covid-19 yang terus bermutasi dan meredam kekhawatiran rakyat terhadap bahaya corona.

"Pengetatan prokes bagi wisatawan luar negeri sebagai bentuk kewaspadaan dini guna menghindari terjadinya glombang Covid-19 di Indonesia," ujar Ahmad Muzani.(fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler