Soal LRT Palembang, Prabowo Diminta Jangan Ngawur

Jumat, 22 Juni 2018 – 22:15 WIB
Prabowo Subianto. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Tudingan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto perihal proyek Light Rail Transit (LRT) Palembang dinilai ngawur.

Ketua Progres 98 Faizal Assegaf mengatakan, sebagai tokoh sekaligus capres, harusnya tidak melempar isu dengan analisa yang ngawur.

BACA JUGA: Kritik Prabowo soal Dana BUMN Jangan Dicueki

"Tudingan itu harus dibuktikan. Caranya, rakyat berharap Prabowo datangi KPK. Karena ini masalah serius, jangan sampai Prabowo dicap tengah menipu rakyat " kata Faizal dalam keterangan persnya, Jumat (25/6).

Kalau tidak mendatangi KPK, Faizal mengatakan rakyat akan berkesimpulan bahwa Prabowo tengah membuat isu Hoax. Karena tudingan ini sangat fatal.

BACA JUGA: Prabowo Galang Dana, Konon demi Perjuangkan Rakyat

"Polemik ini bisa berakhir ketika dia mendatangi KPK untuk menyerahkan data, jangan kemudian berkoar di media. Karena ini sangat tidak pantas," tegasnya. 

Menurutnya, jika Prabowo tidak bisa membuktikan tudingan tersebut akan menggugurkan prestasinya di mata rakyat. Prabowo akan jatuh di titik paling rendah. 

BACA JUGA: Respons Polri Soal Kritikan Prabowo Subianto

"Publik tidak akan mau seorang ketua umum dan calon presiden berbicara dusta. Karena ini menyangkut proyek startegis nasional," tandasnya.

Sebelumnya, Prabowo menyinggung biaya pembangunan Light Rail Transit (LRT) Palembang yang menurutnya terlalu mahal. 

Prabowo menjelaskan, pembangunan LRT Palembang yang panjangnya 24 kilometer dengan biaya Rp 12 triliun itu tergolong sangat boros.(mg7/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mardani PKS Sebut Kritik Prabowo Faktual


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler