Soal Wacana Pembubaran Tim Jaguar, Ini Penjelasan Terbaru Kombes Yusri

Selasa, 02 November 2021 – 23:04 WIB
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat memberikan keterangan kepada awak media di Balai Wartawan PMJ, Selasa (2/11). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menepis wacana pembubaran Tim Jaguar Polres Depok.

Dia mengatakan tim tersebut malah diperkuat dan diberi pelatihan terlebih dahulu, sehingga di lapangan makin profesional.

BACA JUGA: Kapolda Metro Jaya Berencana Membubarkan Tim Jaguar, Bang Edi Bilang Begini

"Bukan dibubarkan, malah diperkuat," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Selasa (2/11).

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 itu mengatakan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil malah menyediakan 50 sepeda motor kepada tim Jaguar guna berpatroli memburu para kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

BACA JUGA: Sekelompok Anggota Ormas Berteriak Hajar! Serang! Anggota FKPPI Itu pun Tewas Bersimbah-darah

"Seperti Jaktim ada Jaguar. Itu malah diperkuat malah nanti akan dibantu lagi oleh Kapolda sekitar 50 motor dipersiapkan melaksanakan giat patroli," ucap Yusri.

Mantan Kapolres Tanjungpinang itu mengatakan Polda Metro Jaya membenahi kembali tim patroli malam.

BACA JUGA: Kapolres Soal Anggota FKPPI Langkat yang Tewas Dihabisi Sekelompok Ormas

Sebab, selama ini tugas patroli malam juga melibatkan reserse.

"Diatur, dibenahi karena reserse tidak berseragam. Jadi, ini akan dikumpulkan, dibenahi ulang dan diperkuat," ucap Yusri.

Pria kelahiran 21 Desember 1966 itu memastikan baik Jaguar maupun Tim Patroli Laut Hiu bakal diberikan pelatihan yang sama.

"Standar semua akan sama dan akan dilatih mereka di bawah Sabhara dan Krimum. Bagaimana SOP bentuk tangani masalah," kata Yusri Yunus.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan pihaknya mengumpulkan tim patroli roda dua yang diberikan pelatihan khusus guna mencegah aksi tawuran di Jakarta.

Tim itu diberikan pelatihan khusus dan peralatan mulai dari helm, kendaraan, senjata hingga standar operasional prosedur (SOP).

Tujuannya, kata dia, agar tidak ada lagi tim-tim operasi yang berkerja sendiri di luar kendali Polda Metro Jaya.

BACA JUGA: Aris Ditembak Mati, Dua Rekannya Terduduk di Kursi Roda, Lihat

Tim patroli tersebut akan diambil dari anggota Sabhara Polda Metro Jaya. (cr3/jpnn)


Redaktur : Budi
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler