Sohibul Enggan Mundur, Sebelum Diperintah Majelis Syuro

Selasa, 11 Agustus 2015 – 18:07 WIB

jpnn.com - JAKARTA -  Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman harus  bersiap – siap menanggalkan jabatan anggota DPR RI. Iman mau tak mau harus melanjutkan tradisi yang diwariskan presiden PKS yang lain. 

Sebelumnya, ketika ditunjuk menjadi Presiden PKS menggantikan Luthfi Hasan Ishaq yang terseret kasus korupsi impor daging, Anis langsung mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR RI.

Menanggapi hal ini, Sohibul Iman mengaku siap melakukan yang sama bila memang diminta oleh Majelis Syuro PKS. Hanya saja, dalam musyawarah di Bandung, hal ini belum diputuskan oleh Salim Segaf Aljufri dkk selaku Majelis Syuro.

"Pak Anis mundur atas keputusan Majelis Syuro, kemarin (di Bandung) belum ada pembahasan itu. Jadi saya sebagai kader tergantung Majelis Syuro. Sebagai kader harus siap (mundur)," kata Sohibul Iman di gedung DPP PKS, Selasa (11/8).

BACA JUGA: Presiden PKS: UU Pilkada Patut Diubah

Sebagai Presiden PKS yang baru, Wakil Ketua Komisi X DPR ini juga menyatakan tekadnya untuk mewujudkan visi dan misi partai untuk melayani bangsa dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara. Termasuk mengaktualisasikan slogan bersih, peduli dan profesional.

"PKS punya visi misi jadi partai dakwah yang kokoh untuk melayani bangsa. Ini akan disinergikan dengan potensi dan kemampuan yang ada di dalam PKS. Kami partai dakwah, partai kader, punya prinsip dasar bersih, peduli, profesional. Ini proses aktualisasi," tegasnya.(fat/jpnn)

 

BACA JUGA: Baru Menjabat, Presiden PKS Langsung Tembak APBN

BACA JUGA: Calon Baru Maju di Pacitan, Jumlah Pilkada dengan Calon Tunggal Berkurang

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jadi Penantang Risma, Rasiyo-Abror Sudah Lengkapi Berkas di KPU Surabaya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler