SOKSI Gandeng LPDB Demi Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 15 Maret 2017 – 14:51 WIB
SOKSI dan LPDB KUMKM membuat kesepakatan kerja sama untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. Foto: source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) menggandeng Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM, untuk meningkatkan gerakan ekonomi kerakyatan.

Kerja sama tersebut tertuang dalam penandatanganan MoU SOKSI dengan LPDB, Selasa (14/3) kemarin.

BACA JUGA: SOKSI Pimpinan Akom Tolak Rencana Munas Bersama

Di sela penandatanganan MoU, Plt. Ketua Umum Depinas SOKSI, Ali Wongso Sinaga menyuarakan keprihatinannya terhadap kesenjangan ekonomi di Indonesia.

Menurut laporan tahunan 2016 Credit Suisse tiga bulan yang lalu, kesenjangan ekonomi Indonesia mencapai 49,3 persen atau ranking 4 tertinggi dunia setelah Rusia, India dan Thailand. "Itu 'lampu kuning' yang harus kita respons segera sebagai bangsa dengan gerakan ekonomi kerakyatan yang nyata," kata Ali.

BACA JUGA: Akom Pimpin SOKSI, Ini Rapornya di Mata Sesepuh Golkar

Sejak Orde Baru gerakan ekonomi kerakyatan dengan berbagai nama dan model sudah ada. Tetapi nyatanya kesenjangan ekonomi meningkat kumulatif. "Penyebabnya adalah masih lemahnya akses permodalan bagi warga miskin, selain perlunya penguatan teknologi produksi, manajemen dan market bagi usaha-usaha kecil rakyat," papar Ali.

Menurut dia, sudah 71 tahun lebih Indonesia merdeka namun terbukti perbankan nasional belum bisa menjawab kebutuhan akses permodalan bagi warga miskin. 'Collateral minded' perbankan telah membuat para mafia ijon memeras banyak petani dan nelayan, bahkan tak sedikit warga miskin terlilit rentenir dan semua itu makin menambah kesenjangan ekonomi.

BACA JUGA: Sesepuh SOKSI Siapkan Munas Rekonsiliasi

"Sebagai bangsa, kita harus bangkit bersama. Mari kita revitalisasi semangat gotong royong dan dorong kehadiran negara agar lebih kuat menggerakkan ekonomi kerakyatan. Eksistensi dan peran LPDB merupakan secercah harapan yang memberi akses permodalan bagi warga miskin. Untuk itulah SOKSI mengajak LPDB bekerjasama dan berharap LPDB memperkuat kehadiran negara. SOKSI juga akan memberdayakan dalam penguatan manajemen, teknologi produksi dan pemasaran," tandas Ali.

Sementara Direktur Utama LPDB Kemas Danial mengatakan, pihaknya sangat antusias menyambut ajakan SOKSI. LPDB dan SOKSI akan bekerja sama dengan jaringan binaan SOKSI, untuk meningkatkan gerakan ekonomi kerakyatan mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di semua daerah termasuk daerah-daerah kepulauan.

"Hingga sekarang LPDB sudah menggulirkan dana Rp 8,3 triliun dan masih tersedia dana tahun ini Rp 1,5 triliun. Sedangkan tahun depan akan ditambah Rp 10 triliun, sesuai kemauan presiden," kata Kemas. (jos/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler