Solar Langka, Kapal Antarpulau Batasi Keberangkatan

Kamis, 28 Agustus 2014 – 15:41 WIB

jpnn.com - KARIMUN - Dampak krisis bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau berimbas terhadap transportasi laut antarpulau. Akibat pengurangan pasokan BBM subsidi, pemilik kapal antarpulau mengurangi jadwal keberangkatan.

”Kami sudah mengajukan ke SPBU agar dapat penambahan BBM untuk kebutuhan kapal-kapal antarpulau. Namun, pihak SPBU tidak mengizinkan dikarenakan keterbatasan BBM dan diperuntukan untuk di darat saja,’’ ujar Ketua DPC Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia (INSA) Kabupaten Karimun, Bustami Datuk Raja Marah seperti dikutip Batam Pos.

BACA JUGA: Antrean di SPBU Kian Panjang

Menurutnya, saat ini kapal antarpulau hanya bisa beroperasi 2 trip dalam sehari. Sebelumnya, biasanya kapal bisa beroperasi  3 trip.

Artinya, kapal untuk tujuan Selat Panjang, Dumai, dan Pekanbaru yang biasanya ada dua kapal, sekarang hanya satu kapal yang beroperasi atau sekali jalan. Namun, untuk Karimun tujuan Batam masih berjalan seperti biasa.

BACA JUGA: Dipecat jadi PNS, Terpidana Korupsi Tuntut Keadilan

”Dalam waktu dekat akan membahas krisis BBM dengan pemerintah daerah, bagaimana solusi untuk mendapatkan BBM subsidi tersebut bagi kapal antarpulau,’’ tuturnya.(pst/jpnn)

BACA JUGA: Curigai Ribuan Obat Palsu yang Disita dari Tiga Negara

BACA ARTIKEL LAINNYA... Soal Tudingan Pungli, Dirut RSUD Tantang agar Dibawakan Bukti


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler