Sopir Kecelakaan Maut di Medan Ternyata Positif Narkoba, 4 Orang Tewas

Senin, 06 Desember 2021 – 13:12 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko. Foto: Finta Rahyuni/JPNN.com

jpnn.com, MEDAN - Polisi mengungkap fakta terbaru terkait kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Sekip, Medan, Sumatera Utara, yang menewaskan empat orang warga.

Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko menyebut bahwa dari hasil tes urine sopir berinisial HM, 43, ternyata positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

BACA JUGA: Ibu DFN dan Anaknya Didatangi Perampok, Diikat, Lalu Terjadilah

"Hasil tes urine yang bersangkutan positif metamfetamin," kata Riko, Senin (6/12).

Berdasarkan keterangan pelaku, dia bahkan sudah mengonsumsi narkoba sejak tiga tahun terakhir.

BACA JUGA: Sopir Angkot Kecelakaan Maut yang Tewaskan 4 Orang Warga Jadi Tersangka

"Untuk sabu-sabu yang bersangkutan mengaku bahwa empat hari sebelum kejadian juga mengonsumsi sabu-sabu," ungkap Riko.

Riko juga mengungkapkan bahwa pelaku saat kecelakaan maut tersebut diduga dalam keadaan mabuk.

Pasalnya, sebelum mengendarai Angkot korban bersama rekan-rekannya meminum minuman beralkohol saat berada di pangkalan.

Saat ini pelaku yang merupakan warga Jalan Batang Kuis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, sudah ditetapkan menjadi tersangka karena kelalaiannya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal berlapis dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

Pertama, tersangka dikenakan Pasal 310 ayat (4) UU RI nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp 12 juta rupiah.

Lalu, Pasal 311 ayat (5) UU Nomor 22 tahun 2009 dengan pidana penjara paling lama 12 tahun atau denda paling banyak Rp 24 juta.

Sebelumnya, kecelakaan maut itu terjadi di perlintasan kereta api Jalan Sekip, Medan, Sabtu (4/12).

Peristiwa berdarah itu terjadi antara angkot nomor 123 dengan kereta api.

Awalnya sopir yang datang dari arah Jalan Sekip menuju Jalan Gereja menerobos palang pintu pembatas kereta api.

Kereta api yang datang dari arah Binjai menuju Medan pun langsung menghantam Angkot tersebut.

Akibatnya, Angkot terpental hingga kondisinya rusak parah.

Akibat kecelakaan ini, empat orang dinyatakan tewas sedangkan 6 orang lainnya mengalami luka-luka. (mcr22/jpnn)


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Finta Rahyuni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler