jpnn.com - JAKARTA - Sopir Metro Mini yang diduga ugal-ugalan hingga akhirnya dihantam KRL (Kereta Rel Listrik) diketahui sudah meninggal.
Hal tersebut dikatakan oleh Maman, seorang saksi mata yang mengevakuasi 6 korban ke Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta.
BACA JUGA: Metro Mini Belum Beres, Kopaja Ini Tabrak Pejalan Kaki Sampai Tewas
Maman mengatakan, sang sopir ditengarai sudah tak bernyawa paska tabrakan tersebut.
Sebab, saat dievakuasi, Maman melihat, dia lah yang memegang stir.
BACA JUGA: Panik Lihat Berita, Kerabat Terduga Korban Sambangi RSCM
"Tadi supir kepalanya sudah putus pak," jelasnya.
Maman pun membeberkan sedikit identitas korban. Namun, ia tak mengetahui secara jelas profil sang sopir.
BACA JUGA: Innalillahi, Jumlah Korban Tewas Jadi 18 Orang
"Asmadi nama sopir. Waktu diregestrasi namanya itu," lanjutnya.
Seperti diketahui, sopir tersebut ugal-ugalan dengan melakukan manuver ketika KRL hendak melintas.
Padahal, suara peringatan sudah berbunyi dengan keras, begitu pun palang pintu sudah tertutup.
Sang sopir sepertinya menghiraukan hal tersebut sehingga 16 orang harus menjadi korbannya. (mg4/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Janji Jasa Raharja Soal Santunan untuk Korban
Redaktur : Tim Redaksi