Soroti Surat Wasiat Teroris, Sahroni Tegaskan Pentingnya Peran Ulama

Jumat, 02 April 2021 – 09:10 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Foto: ANTARA/HO-Dok Pribadi

jpnn.com, MAKASSAR - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menegaskan pentingnya peran serta dari ulama dalam menetralisir ajaran radikal yang diterima para terduga teroris.

Hal itu disampaikan Sahroni usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III ke Mapolda Sulawesi Selatan di Makassar, Kamis (1/4).

BACA JUGA: Inilah Kalimat Surat Wasiat Teroris Penyerang Mabes Polri, Ada Nama Tokoh

"Kalau kita lihat dari surat wasiat para pelaku bom bunuh diri, bisa dilihat isinya sarat ajaran agama yang tentunya mereka dapatkan dari pemuka agama yang mereka ikuti," kata Sahroni.

Politikus Partai NasDem itu menyebut peran ulama sangat dibutuhkan untuk memberikan ajaran agama yang benar.

BACA JUGA: Mabes Polri Diserang, Reza Punya Analisis Tajam, Ada Kalimat Bunuh Diri

"Saya melihat di sini peran alim ulama sangat dibutuhkan untuk membantu meluruskan pemahaman yang salah tentang agama," ucap Sahroni.

Pelibatan para ulama ini menurut dia harus menjadi perhatian serius Polri maupun Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

BACA JUGA: AHY dan SBY Jangan Buru-Buru Pesta, Minta Maaf Dulu kepada Presiden Jokowi

Sebab, kata Sahroni, para teroris itu biasanya mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru yang mereka ikuti. Di sinilah peran ulama untuk menyampaikan pemahaman agama yang benar.

"Makanya para ulama ini juga harus dilibatkan oleh BNPT dan kepolisian dalam upaya memberantas paham radikal," ujar Ahmad Sahroni.

Sebelumnya diberitakan bahwa pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar berinisial LL ternyata sudah siap mati syahid.

Hal itu diungkap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyebut LL sudah meninggalkan surat wasiat sebelum beraksi pada Minggu (28/3) pagi.

Dalam surat yang ditinggalkan kepada orang tuanya itu, pelaku bom Makassar tersebut berpamitan.

"Isinya (surat, red) berpamitan dan mengatakan siap untuk mati syahid," kata Jenderal Listyo dalam konferensi pers di Mapolda Sulsel Makassar, Senin (29/3). (fat/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler