SPAM Umbulan Diklaim Bisa Menyuplai Air Bersih untuk 1,3 Juta Jiwa

Kamis, 25 Maret 2021 – 15:04 WIB
Tangkapan layar Presiden RI Joko Widodo memutar tuas katup air sebagai tanda diresmikannya Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin. (Rangga)

jpnn.com, PASURUAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Umbulan yang dibangun dengan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) di Pasuruan Jawa Timur, Senin (22/3) lalu.

SPAM Umbulan salah satu proyek KPBU sektor air minum berskala regional yang diberikan penjaminan pemerintah melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII, salah satu special mission vehicles (SMV) Kementerian Keuangan.

BACA JUGA: PT PP Melalui Tirta Madani Jalin MoU Proyek SPAM Kota Pekanbaru Senilai Rp499 Miliar

"Model pembangunan KPBU ini akan terus didorong tidak hanya di SPAM Umbulan saja, tetapi juga untuk proyek-proyek yang lain sehingga beban APBN ini makin berkurang dan nanti pengelolaannya justru swasta yang harus bergerak," kata Presiden Jokowi.

Dengan kapasitas sebesar 4000 liter/detik, penyaluran air bersih yang diolah dari mata air Umbulan itu akan disalurkan ke PDAM-PDAM di Kota Surabaya, Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, dan PDAB Jawa Timur.

BACA JUGA: 3 Warga Dibunuh OTK, 4 Orang Selamat, Termasuk Kopda Moh Zen

Presiden Jokowi menyebut pekerjaan besar ini masih belum berhenti. Sebab, air bersih itu harus disalurkan hingga ke rumah-rumah tangga, agar dampak pembangunan yang ada benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah melalui kementeriannya telah memberikan dukungan pada proyek SPAM Umbulan melalui fiscal tools yaitu Viability Gap Fund (VGF) atau dukungan kelayakan sebesar Rp 818 miliar.

BACA JUGA: Seleksi PPPK 2021: Sungguh, Ini Kabar Gembira untuk Guru Honorer

"Fiscal tools tersebut ke depan diharapkan dapat terus membantu pemerintah pusat maupun daerah untuk dapat mendorong pembangunan infrastruktur melalui inovasi pembiayaan, yaitu KPBU.

"Sehingga, APBN dapat difokuskan untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi ini," ucap Sri Mulyani saat mendampingi Presiden Jokowi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang hadir juga mengatakan SPAM Umbulan diutamakan untuk pemenuhan domestik. Diharapkan masyarakat dapat menikmati air minum berkualitas dengan harga terjangkau, sehingga turut memperbaiki kesehatan masyarakat di Jawa Timur.

"Beroperasinya SPAM Umbulan akan memberi manfaat besar bagi 1,6 juta jiwa atau (menambah) 320.000 sambungan rumah di lima kabupaten kota. Yakni Kota Surabaya, Kabupaten Pasuruan, Kita Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PII M Wahid Sutopo mengatakan peresmian SPAM Umbulan mendorong perusahaannya terus mendukung pengembangan infrastruktur sektor air minum lainnya sebagai bagian dari upaya membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN).

"Proyek ini merupakan salah satu percontohan, karena merupakan proyek air minum berskala regional daerah pertama yang dikembangkan melalui skema KPBU dengan dukungan penjaminan pemerintah oleh PT PII," tutur Wahid.

Menurut dia, PT PII juga telah memberikan penjaminan kepada empat proyek KPBU SPAM lain, yakni di Bandar Lampung, Semarang Barat, Pekanbaru dan Jatiluhur.

Proyek skema KPBU SPAM Regional Umbulan memiliki kapasitas yang sangat besar, mencapai 4.000 liter air per detik, dan diperkirakan mampu melayani 310 ribu sambungan rumah (SR) atau 1,3 juta orang.

SPAM Regional Umbulan dibangun melalui skema KPBU dengan Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) yaitu Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Badan Usaha Pelaksana yaitu PT Meta Adhya Tirta Umbulan. Perusahaan ini merupakan konsorsium PT Medco Energi Internasional Tbk dan PT Bangun Cipta serta diberikan penjaminan pemerintah melalui PT PII. (gir/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler