Spekulan Memainkan Harga Obat, Kombes Yusri: Jangan Menari di Atas Penderitaan Orang Lain

Selasa, 06 Juli 2021 – 20:00 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya masih terus mengusut toko obat SJ, di Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, yang diduga menjual obat ivermectin dengan harga tinggi.

Anak buah Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran sudah mengamankan pemilik toko SJ berinisial R.

BACA JUGA: Kombes Yusri: Obat Ivermectin Tidak Boleh Diperjualbelikan Tanpa Resep Dokter

Saat ini, R tengah menjalani pemeriksaan mendalam di Polda Metro Jaya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan bahwa pendalaman dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya oknum-oknum nakal yang mencari keuntungan di tengah kepanikan masyarakat pada masa pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Jual Ivermectin Seharga Rp 475 Ribu, Toko Obat di Matraman Disegel, Pemiliknya Ditangkap

"Masih proses penyelidikan kemungkinan ada spekulan-spekulan yang bermain dengan menaikkan harga," kata Yusri saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Selasa (6/7).

Tak hanya itu, polisi juga mendalami adanya dugaan obat lain yang langka dan dijual di toko tersebut.

BACA JUGA: Apotek yang Menjual Ivermectin Melebihi HET Bakal Disikat Polisi

Pasalnya, kata Yusri, banyak obat yang hendak dibeli masyarakat tetapi sudah tidak dijual lagi di toko obat.

"Kami mendalami kemungkinan ada jenis obat yang lain. Sekarang ini cukup langka di toko obat," ujar Yusri.

Jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 itu menambahkan berdasar pengakuan masyarakat harga obat sudah melambung tinggi.

Oleh karena itu, Kombes Yusri mengingatkan oknum-oknum nakal untuk tidak mencari keuntungan di tengah kondisi sulit akibat pandemi Covid-19 ini.

"Jangan menari-nari di atas penderitaan orang lain," tegas Yusri.

Mantan Kapolres Tanjungpinang itu pun mengingatkan oknum yang mencari keuntungan di masa pandemi Covid-19 ini agar berhenti melakukan perbuatan tersebut.

"Ini masa sulit negara kita. Janganlah mencari keuntungan. Masyarakat sangat membutuhkan obat-obat ini," kata Kombes Yusri Yunus. (cr3/jpnn)

 

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler