Sri Mulyani Absen di Rapat DPR soal Transaksi Mencurigakan Rp 349 T, Ada yang Sewot

Rabu, 29 Maret 2023 – 16:47 WIB
Rapat Komisi III DPR RI dan Menko Polhukam Mahfud MD membahas transaksi mencurigakan Rp 349 T di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2023). Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Rapat Komisi III DPR RI dengan Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan TPPU dibanjiri interupsi dari anggota dewan.

Forum yang dihadiri Menko Polhukam Mahfud MD itu membahas transaksi mencurigakan Rp 349 T terkait tugas dan fungsi Kementerian Keuangan (Kemenkee).

BACA JUGA: Dugaan TPPU Rp 349 T, Didik Mukrianto: DPR Bisa Menggunakan Hak Angket

Namun, baru saja dimulai, rapat itu sudah diramaikan oleh interupsi para anggota Komisi III DPR.

Salah satu hal yang menjadi sorotan dewan adalah ketidakhadiran Menkeu Sri Mulyani dalam rapat tersebut.

BACA JUGA: Soal Rp 349 T dan Mahfud MD, Romo Benny Singgung Kuasa Ilahi

"Saya ingin mengklarifikasi dulu, karena (menkeu) tidak hadir," kata anggota Komisi III DPR Habiburokhman dalam rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/3).

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni yang memimpin rapat menjelaskan bahwa Sri Mulyani tidak hadir karena ada kegiatan lain.

BACA JUGA: Detik-Detik Eks Ketua KY dan Putrinya Dibacok Pakai Celurit, Ya Tuhan

"Ibu Sri Mulyani ada kegiatan lain, cuma karena Pak Ketua Komite (Mahfud, red) sudah hadir, mungkin di kesempatan, kalau memang Bu Sri Mulyani dihadirkan, di kesempatan lain akan kita undang," tutur Sahroni.

Seakan tidak terima, Habiburokhman menyebut persoalan itu terkait kepatuhan pada tata tertib rapat DPR RI.

"Ini terkait kepatuhan kita pada tatib, ya. Kalau kita sudah menyampaikan undangan, harus ada alasan yang jelas tidak hadir. Kalau ada agenda lain, agenda apa?" ujar Habiburokhman.

Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir menjelaskan bahwa Sri Mulyani sedang berada di Bali untuk pertemuan menteri ekonomi ASEAN.

"Jadi, ini satu tugas negara juga yang tidak bisa beliau tinggalkan," imbuh Adies.(mcr8/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler