Sri Mulyani Berbagi Kabar Baik soal Pendapatan Negara, Alhamdulillah

Kamis, 17 Maret 2022 – 06:45 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membeberkan data pendapatan negara per Februari 2022. ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membeberkan data pendapatan negara per Februari 2022.

Dia menyebutkan pendapatan negara tumbuh di atas 20 persen, dari sebelumnya Rp156 triliun pada Januari 2022.

BACA JUGA: Sri Mulyani dan 3 Lembaga Dunia Optimistis Ekonomi Tumbuh Pesat

Di sisi lain, pengeluaran negara dalam dua bulan pertama tahun ini relatif sangat sedikit, bahkan tumbuh hampir nol persen.

"Jadi, sebenarnya kita mengalami surplus dari defisit anggaran pada bulan lalu," ungkap Sri Mulyani dalam Bloomberg ASEAN Business Summit yang dipantau secara daring di Jakarta, Rabu.

BACA JUGA: Sri Mulyani Punya Kabar Baik soal Pasar Modal, Bikin Optimistis

Eks Direktur Pelaksana Bank Dunia itu membeberkan pada 2022 pendapatan negara memang sudah melonjak 54,9 persen.

"Disumbang penerimaan pajak maupun nonpajak, sehingga menjadi awal yang baik untuk 2022," ucap Sri Mulyani.

BACA JUGA: Sri Mulyani: Pemulihan Ekonomi Bukan Proses yang Mudah

Meski demikian, dalam 10 bulan ke depan, Sri Mulyani masih akan mengantisipasi tekanan yang cukup banyak terutama terkait dengan harga komoditas.

Menurutnya, antisipasi dilakukan dengan penyerapan sebagian peningkatan harga komoditas oleh pemerintah dalam bentuk subsidi.

Oleh karena itu, terdapat dua respons dari sisi fiskal yakni peningkatan subsidi terutama pada bahan bakar dan listrik.

Pemerintah juga akan menggunakan penerimaan negara untuk meredam lonjakan harga minyak kelapa sawit (CPO).

"Kami menggunakan kombinasi ini, tetapi tekanan harga beberapa komoditas akan diteruskan ke konsumen dan itulah mengapa kami memperkirakan inflasi akan sedikit naik," ucap Sri Mulyani. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler