Sriwijaya FC Punya Tradisi Buruk Main di Malam Hari

Senin, 30 Oktober 2017 – 07:06 WIB
Pemain Sriwijaya FC. Foto: Kris Samiaji/dok.JPNN.com

jpnn.com, DENPASAR - Sriwijaya FC akan menantang Bali United di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali, malam ini (live TvOne pukul 18.30 WIB).

Sayangnya, tim berjuluk Laskar Wong Kito punya tradisi buruk jika pertandingan Liga 1 berlangsung bdi malam hari.

BACA JUGA: Menang Lawan Perseru, Semen Padang Belum Aman

Dari 18 kali bertanding, Sriwijaya FC hanya mampu petik empat kemenangan.

Sisanya imbang selama enam pertandingan dan delapan di antaranya diakhiri dengan kekalahan.

BACA JUGA: Persiba Punya Dua Pilihan, Menang atau Degradasi

Hasil minor terakhir kala bermain malam diterima saat kalah dari tuan rumah PS TNI 1-2 pada 25 Oktober lalu.

Kekalahan yang memaksa tim berjuluk Laskar Wong Kito menetap di peringkat 13 dengan 38 poin dari 31 pertandingan.

BACA JUGA: Permalukan Borneo FC di Segiri, Persija Naik ke Posisi Lima

Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan menerangkan jika banyak faktor yang mempengaruhi hasil pertandingan malam.

Bisa karena kesalahan waktu dalam mencoba lapangan karena bisa saja adaptasi suasana stadion berpengaruh bagi pemain. Tapi itu juga bukan faktor utama karena sepak bola juga gak bisa diprediksi.

Artinya, gak mutlak Sriwijaya FC banyak kalah karena waktu coba lapangan yang gak sesuai dengan waktu pertandingan. Sekalipun memang dirinya tidak pernah berikan materi latihan di malam hari karena pemain ngeluh minim recovery jika latihan malam.

Menurutnya, banyak tim juga bisa menang di laga malam tanpa latihan malam. Toh kompetisi juga sering jadwalkan pertandingan malam. Semua ini, lanjutnya, kembali pada faktor kualitas tim.

Diapun menyadari bahwa perjuangan Yu Hyun Koo dkk saat menantang Bali United di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali, malam ini (live TvOne pukul 18.30 WIB) juga dibayangi rapor buruk itu.

Namun Hartono berkeyakinan bahwa rapor buruk itu bisa diperbaiki dengan Lawatannya ke markas Bali United ini. Kondisi pemain memungkinkan untuk bermain total. Mereka yang dibawa ke Bali dalam kondisi fit.

Tidak ada yang cedera atau masalah dengan akumulasi kartu kuning. Apalagi, tim berjuluk Laskar Wong Kito masih memendam ambisi ingin menembus posisi 10 besar di akhir musim. Caranya tentu harus bisa memaksimalkan poin di tiga pertandingan terakhir dengan diawali melawan Bali United.

"Kami datang ke Bali bukan untuk kalah. Kami sudah persiapkan dengan baik pertandingan besok (malam ini). Kami akan all out berikan perlawanan yang berarti kepada Bali United," terang Pelatih Hartono Ruslan.

"Tentu saja kami sudah persiapkan strategi untuk antisipasi kekuatan Bali United baik tengah atau depan. Terutama untuk antisipasi lini depan mereka, kita siapkan bagaimana pertahanan yang benar. Supaya tidak jadi bulan-bulanan Bali United. Kita akan berikan perlawanan karena ingin dapat poin di sini," lanjutnya.

Untuk bisa mewujudkan ambisi bisa pulang bawa poin, Hartono menginstruksikan kepada anak asuhnya untuk tidak ada beban. Juga tidak boleh kendor dalam bermain. Dia hanya minta pemain harus konsentrasi penuh dan menikmati jalannya pertandingan.

"Kami sudah siap. Kami tinggal terapkan skema yang dipersiapkan oleh pelatih. Semoga kita bisa meraih poin di markas Bali United," terang Bek serba bisa Ahmad Faris.(kmd/ion)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jalan Terjal Sriwijaya FC untuk Mencapai Finish 10 Besar


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler