Stok Aman, Harga Cabai Tidak Bergejolak

Selasa, 22 Mei 2018 – 02:27 WIB
Cabai. Ilustrasi Foto: JPG/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pertanian mengklaim stok cabai untuk memenuhi kebutuhan di Jabodetabek cukup aman selama Mei–Juni 2018.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Suwandi mengatakan, dua lokasi sentra cabai di Garut, yaitu Banyuresmi dan Sampireng, mampu menyumbang pasokan sekitar lima ribu ton cabai.

BACA JUGA: Harga Cabai Turun Drastis

Dua area tersebut memiliki luas panen sekitar 500 hektare dengan rata-rata produksi sepuluh ton per hektare.

”Kami bisa melihat bahwa persediaan cabai sangat aman, baik cabai keriting maupun cabai rawit merah. Ini tentu bisa menjamin ketersediaan dan pasokan untuk Jabodetabek,” ujar Suwandi, Minggu (20/5).

BACA JUGA: Makan Cabai Bisa Bikin Sakit Kepala?

Menurut data yang dihimpun Kementan dari pemerintah daerah Garut, produksi cabai rawit pada Mei dan Juni sebesar 2.607 ton dan 2.502 ton.

Adapun untuk cabai besar, masing-masing 8.319 ton dan 9.095 ton.

BACA JUGA: Harga Bawang Putih Melonjak Drastis

”Dengan kondisi seperti ini, optimistis Garut bisa menjadi penyangga minimal 30 hingga 40 persen dari total kebutuhan cabai di Jabodetabek,” ujar Suwandi.

Sementara itu, berdasar pantauan harga melalui info pangan Jakarta, per Minggu (20/5) harga cabai di sejumlah pasar tradisonal memang tidak bergejolak bila dibandingkan dengan harga pada Sabtu (19/5).

”Komoditas seperti cabai ini adalah salah satu komoditas yang naik setiap tradisi Lebaran. Sangat rentan,” ujar Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Tradisional Indonesia Abdullah Mansuri. (agf/c25/fal)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Harga Cabai dan Ayam Potong Naik Lumayan


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
harga cabai   cabai  

Terpopuler