Strategi Airin, Manfaatkan Bulan Pemuda untuk Kampanye Potokol Kesehatan

Sabtu, 03 Oktober 2020 – 13:54 WIB
Dokumen - Para pemuda melakukan sosialisasi protokol kesehatan COVID-19 pada kegiatan Bulan Pemuda di Kota Tangerang Selatan. ANTARA/HO

jpnn.com, TANGSEL - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany punya strategi dalam mencegah penularan COVID-19 di daerahnya.

Salah satunya, pemimpin perempuan itu menjadikan momentum "Bulan Pemuda Tangsel 2020" sebagai ajang bagi kaum muda di daerahnya untuk aktif mengampanyekan pentingnya protokol kesehatan.

BACA JUGA: Neta Duga Banyak Rumah Sakit Merampok Uang Negara lewat Dana Covid-19

Airin mengatakan, saat ini pemerintah pusat dan daerah terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.

”Jadi saya pesan kepada anak-anak muda di Kota Tangsel untuk tetap menerapkan protokol COVID-19. Bantu pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam program pemerintah untuk memutus mata rantai COVID-19,” kata Airin di Tangsel, Sabtu (3/10).

BACA JUGA: Pernyataan Sikap KAMI, Ada 9 Kata Perampokan, Singgung Pilpres 2019

Diketahui, satgas penanganan Covid-19 di bawah komando Doni Monardo terus mengampanyekan 3 hal utama dalam menghindari Covid-19, yakni Iman, Aman dan Imun.

Yang dimaksud Iman adalah tetap menjalankan ibadah. Sementara Aman, diimplementasikan dengan memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan.

BACA JUGA: Peringatan Keras Buat yang Mengharapkan Kematian Donald Trump

Kemudian Imun diaplikasikan dalam bentuk berolahraga teratur, istirahat cukup, tidak panik, mengonsumsi makanan bergizi.

Pemkot Tangsel sebelumnya meluncurkan "Bulan Pemuda Tangsel 2020" di Plaza Rakyat, Puspemkot Tangsel, Ciputat, Kamis (1/10). Kegiatan ini menjadi bagian dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda bulan Oktober.

Menurut Ketua KNPI Kota Tangsel Saifuddin, Bulan Pemuda ini merupakan kegiatan rutin di mana setiap tahun pemerintah setempat bersama KNPI melakukan perayaan hari-hari besar.

Sebagai contoh adalah Hari Kesaktian Pancasila, Hari Anti Kekerasan, Hari Batik Nasional dan masih momentum lainnya.

Pelaksanaan Bulan Pemuda tahun ini memang berbeda dengan sebelumnya karena saat ini Indonesia sedang dilanda wabah penyakit menular COVID-19.

Karena itu, setiap kegiatan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

”Meskipun dengan situasi yang berbeda, saya berharap bahwa semangat yang ada tetap membara, yaitu dengan memenuhi protokol kesehatan dan imbauan PSBB di Kota Tangsel,” ucap Saifuddin.

Kegiatan Bulan Pemuda sendiri berlangsung dari tanggal 1 hingga 28 Oktober 2020.(antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler