Sudah 1.857 Pejabat Pemkot Dimutasi

Kamis, 07 September 2017 – 23:51 WIB
PNS. Ilustrasi Foto: Jawa Pos Group/dok.JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Komposisi pejabat Pemkot Surabaya kembali berubah. Sebanyak 21 pejabat kemarin dimutasi.

Artinya, hingga September ini, pemkot telah tujuh kali me-rolling jajarannya.

BACA JUGA: Politikus PDIP Ini Nilai Tindakan Gubernur Aceh Ilegal

Perda organisasi perangkat daerah (OPD) baru diterapkan awal 2017.

Sebanyak 1.559 pejabat dilantik pada 30 Desember 2016. Akhir Januari, gerbong mutasi kembali bergerak.

BACA JUGA: Selamat! 620 PNS Daerah Ini Resmi Dipindah ke Provinsi

Sebanyak 93 pejabat eselon IIIB dan IVA mendapat posisi anyar.

Perombakan pejabat juga terjadi pada Mei (22 orang), Juni (97), Juli (44), dan Agustus (21). Jika ditotal, selama sembilan bulan terdapat 1.857 pejabat pemkot dimutasi.

BACA JUGA: Pejabat Diingatkan Jangan Suka Cari Muka

Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya Adi Sutarwijono melihat perubahan pada pola mutasi pemkot.

Biasanya, mutasi bisa ditebak. Paling-paling sekali atau dua kali setahun.

"Karena mutasi lama itu, pengisian jabatan kosong bisa lama pula," jelas Awi, sapaan Adi.

Namun, banyaknya mutasi juga membawa dampak tersendiri. Sejumlah lurah dimutasi dua kali dalam rentang waktu yang cepat.

Tidak sampai setengah tahun, mereka kembali dipindah. Hal itu bisa memengaruhi kinerja perangkat daerah tersebut.

Awi menganggap kehadiran pimpinan baru bakal diikuti dengan penyesuaian jajaran.

Jika diganti terlalu cepat, jajaran harus menyesuaikan diri untuk kali kedua.

Politikus PDIP itu menyarankan agar pemkot lebih selektif dalam menentukan mutasi.

Dengan begitu, penentuan the right man on the right place benar-benar terjadi.

''Pola mutasi yang seperti ini, bagi yang tidak memahami, bakal menyimpulkan bahwa pemilihan pejabat tidak cermat," lanjut alumnus Universitas Airlangga (Unair) tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Surabaya Mia Santi Dewi menerangkan, mutasi pejabat sudah biasa terjadi.

"Mau enam kali, mau sepuluh kali, kan nggak masalah," ucapnya saat ditemui di lobi kantor DPRD Surabaya kemarin.

Dalam mutasi kemarin, dua jabatan lurah dicopot. Lurah Nyamplungan Agus Sumitro dipindah ke posisi Kasi Perekonomian Kecamatan Bulak.

Sementara itu, Lurah Pacar Kembang Iin Trisnoningsih digeser menjadi Kasubbag Penataan Wilayah Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otda.

Biasanya, pejabat yang dimutasi membuat kesalahan. Namun, Mia menerangkan bahwa seluruh mutasi didasarkan pada penilaian kinerja. (sal/c18/oni/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rombak Pejabat Besar-besaran, Plt Gubernur Minta Maaf


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler