Sudah Tangkapi Oposisi, Petahana Maladewa Tetap Kalah Telak

Senin, 24 September 2018 – 17:54 WIB
Presiden Maladewa Abdulla Yameen kalah telak dari calon oposisi Ibrahim Mohamed Solih. Foto: indianexpress.com

jpnn.com, MALE - Calon oposisi, Ibrahim Mohamed Solih menang telak di Pemilu Maladewa 2018 dengan perolehan suara 58,3 persen. Hasil ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Presiden Abdulla Yameen selalu unggul dalam poling-poling sebelum pemilihan.

Presiden Yameen sendiri sudah mengucapkan selamat kepada rivalnya melalui pidato di televisi. Dia mengaku menghormati pilihan rakyat.

BACA JUGA: Oposisi Terus Berteriak Dicurangi

India dan Sri Lanka menyatakan menyambut kemenangan calon dari oposisi itu. Kementerian Luar Negeri Maladewa juga mengakui kemenangan Solih di tengah tekanan internasional yang mendesak Yameen untuk menyerah.

Dalam pidatonya, Solih menggambarkan kemenangan itu sebagai momen kebahagiaan, harapan, dan sejarah. "Saya meminta Yameen untuk menghormati kehendak rakyat dan mewujudkan peralihan kekuasaan yang damai dan lancar," katanya.

BACA JUGA: Sah! PAN dan PKS Restui Demokrat Gabung Oposisi

"Pesan (pemilu)nya tegas dan jelas. Warga ingin keadilan dan stabilitas dan kami akan memastikan akuntabilitas," tambah dia lagi.

Kemenangan oposisi tambah spesial lantaran sebelum pemilu Abdulla Yameen gencar melakukan aksi pembersihan lawan politik. Dia telah memenjarakan banyak pesaing, termasuk saudara tirinya sendiri Maumoon Abdul Gayoom.

BACA JUGA: Pengamat: Sudah Waktunya Kubu Oposisi Bersikap Cerdas

Sebagai kandidat oposisi, Ibrahim Mohamed Solih menggalang kampanye dengan platform anti-korupsi dan terus menerus memperingatkan ancaman kecurangan oleh para pendukung kubu presiden.

Lebih dari seperempat juta dari sekitar 400.000 penduduk Maladewa berhak memilih. Beberapa pemilih menyatakan mereka memberikan suara kepada calon oposisi karena ingin melihat perubahan.

"Saya memilih untuk mengoreksi kesalahan yang saya buat pada 2013," kata warga bernama Nazima Hassan kepada kantor berita Reuters. "Saat pemilu lalu, saya memilih untuk menurunkan Presiden Maumoon Gayoom", tambahnya. (hp/rzn/jpc)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kubu Oposisi Sepertinya Tak Siap Hadapi Pilpres 2019


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler