Sukarelawan Ganjar dan Anies Siap Berkolaborasi demi Selamatkan Demokrasi

Jumat, 02 Februari 2024 – 23:59 WIB
Sejumlah relawan pendukung 01 dan relawan pendukung 03 sepakat menggelar nonton bareng debat capres terakhir, 4 Januari 2024 mendatang. Foto: dok pribadi for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Barisan para sukarelawan pendukung calon presiden siap menggelar nonton bareng debat capres terakhir, 4 Januari 2024 mendatang.

Sejumlah relawan pendukung 01 dan relawan pendukung 03 sepakat untuk memihak kepentingan bangsa yang lebih luas, ketimbang mengedepankan ego kelompok.

BACA JUGA: Anies-Muhaimin Akan Pakai Pendekatan Inovatif Agar Bansos Efektif & Tepat Sasaran

Direktur Nasional Relawan Progresif, Dr Eka Sastra, mengatakan itu di Jakarta, Jumat (2/2).

Rencananya, nonton bareng pendukung 01 dan 03 akan diadakan di 40 kota di seluruh tanah air. Nonton bareng ini akan menjadi penanda awal dari komunikasi yang kian intens antar dua relawan.

BACA JUGA: Anies Sebut Para Akademisi Mengkritik Jokowi karena Peduli Demokrasi

“Sejak Indonesia berdiri, kolaborasi dan saling hubung antar elite telah dilakukan. Dulu, demi menghadapi kuasa kolonial, para pendiri bangsa saling berkolaborasi. Sejenak mereka mengabaikan perbedaan. Kini, kita pun siap menjalankan teladan itu, yakni duduk bersama untuk bangsa,” katanya.

Eka Sastra tidak menampik jika nobar itu akan menghebohkan politik nasional. Pihaknya memfasilitasi keinginan kuat dari berbagai organ relawan di daerah. Nobar ini adalah aspirasi dan harapan banyak kalangan.

BACA JUGA: Bicara Otonomi Daerah di Forum DPD RI, Anies Singgung Motif Kekuasaan

Menurutnya, ikhtiar untuk berkolaborasi itu kian intens seiring dengan berbagai masalah kebangsaan yang kian mendesak.

Dia menyebutkan munculnya suara-suara cendekiawan di banyak kampus adalah pertanda kalau bangsa ini kian bergeser dari cita-cita kemerdekaan dan cita-cita reformasi.

Politik elektoral Pemilu 2024 di Indonesia menunjukan jalan yang semakin kelam. Pemilu 2024 mengalami erosi berupa pembajakan demokrasi lewat konstitusi yang ditujukan untuk melegitimasi politik dinasti dan kekuasaan para oligarki.

Pencapaian pembangunan yang sudah diraih Indonesia hingga saat ini terancam mengalami kemunduran akibat kepentingan segelintir kelompok yang merusak tatanan demokrasi dan konstitusi agar terus menikmati kekuasaan.

Di sisi lain, pemiihan umum perlahan dibajak oleh kelompok yang ingin berkuasa.

“Makanya, kami sepakat untuk mengabaikan semua perbedaan. Ini bukan soal kontestasi pilpres. Bukan soal siapa menang dan siapa kalah. Ini adalah soal bangsa yang kian jauh dari cita-cita bersama. Ini soal republik yang kelak akan kita wariskan ke anak cucu kita,” katanya.

Relawan Progresif, yang merupakan akronim dari Pro Gerakan Ekonomi Sejahtera dan Inklusif, berjuang untuk memberdayakan pelaku UMKM yang jumlahnya sebanyak 67 juta jiwa di Indonesia.

Relawan ini telah didirikan di semua provinsi, dan fokus untuk menggerakkan ekonomi mikro.

Senada dengan itu, Koordinator Nasional Relawan IndonesiAnies, Anshar, menyambut baik rencana nonton bareng itu.

Pihaknya siap untuk berpartisipasi di acara tersebut. Anshar merasa terpanggil untuk berkolaborasi karena sama-sama ingin melihat pemilu berjalan lancar, tanpa intimidasi dan kecurangan.

“Kita punya semangat yang sama, yakni bagaimana indonesia lebih baik. Untuk itu, demokrasi harus dirawat dan dijaga, bukan lantas merusaknya demi mengejar kepentingan berkuasa,” kata Anshar.

Rencananya Relawan IndonesiAnies akan menghadiri acara nonton bareng bersama Forkom Antar Jaringan Relawan Anies Baswedan, yang merupakan wadah di mana banyak relawan Anies bergabung. Di 40 kota yang akan jadi lokasi nonton bareng, relawan Anies siap untuk meramaikan acara dan berdialog.

Anshar mengatakan, pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan koalisi masyarakat sipil, yang beranggotakan aktivis dan pejuang demokrasi. Mereka, yang disebut Anshar sebagai Relawan 00 ini juga siap untuk bergabung di acara nonton bareng.

“Kami sedang merencanakan acara Democracy Fest yang nantinya menjadi titik temu dari semua orang yang ingin mengembalikan Indonesia ke rel perjuangan. Kami tidak ingin reformasi dan demokrasi dibajak oleh oligarki dan penguasa. Untuk itu, kami siap berjuang,” pungkasnya. (dil/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler