Survei Charta: PPP Lolos Ambang Batas Parlemen dengan Elektabilitas 4,1 Persen

Selasa, 16 Mei 2023 – 19:21 WIB
Bendera PPP. Ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Elektabilitas Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus meningkat dan menembus ambang batas parlemen yaitu 4,1 persen. Hal tersebut berdasarkan hasil survei terbaru dari Charta Politika Indonesia yang dirilis pada Senin (15/5).

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengatakan ini kali pertama PPP memperoleh angka di atas parliamentary threshold (PT).

BACA JUGA: PPP Usulkan Kiai Nasaruddin Jadi Cawapres Ganjar, Bagaimana Nasib Sandiaga?

“PPP pertama kali dalam survei kami melampaui angka parliamentary threshold, yaitu 4,1 persen,” tutur Yunarto Wijaya dalam siaran persnya Selasa (16/5).

Yunarto menyebut elektabilitas partai politik (parpol) yang masih belum mencapai ambang batas lainnya masih perlu bertarung lagi.

BACA JUGA: Nama Erick Thohir Muncul di Proses Bottom Up Cawapres PPP

“Kalau dilihat di sini, saya menduga peluang parpol dari PDIP sampai Perindo peluangnya ada semuanya lolos PT,” ujarnya.

Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mengaku senang dengan naiknya elektabilitas partai berlambang Kabah dalam survei kali ini.

BACA JUGA: KPU Terima Berkas Bakal Caleg PPP, Sebegini Jumlahnya

Mardiono menilai kenaikan elektabilitas PPP terus meningkat usai melakukan konsolidasi nasional dalam beberapa waktu terakhir sekaligus berdasarkan hasil keputusan Rapimnas V di Yogyakarta, yaitu PPP resmi mengusung Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.

“Alhamdulillah, selama kami bekerja tujuh bulan konsolidasi nasional membuahkan hasil. Kami mencalonkan Pak Ganjar sebagai capres melalui berbagai tahapan juga bagian konsolidasi. Tentu ini merupakan suatu apresiasi dari masyarakat yang masih mencintai PPP atas apa yang dikerjakan,” kata dia.

Mardiono menyebut bahwa Ganjar memiliki efek elektoral yang tinggi, sehingga berdampak juga kepada PPP.

“Tentu ini yang kami sebut sebagai efek elektoral, karena Pak Ganjar punya efek elektoral yang tinggi. Namun, hal ini juga tidak terlepas dari konsolidasi yang telah kami kerjakan,” ungkapnya.

Dia mengaku akan terus bekerja secara maksimal untuk memenangkan PPP.

“Apalagi setelah ditetapkan bacaleg di seluruh Indonesia. Semuanya akan turun ke lapangan menyosialisasikan program PPP dan Capres yang kami usung,” kata dia.

Adapun ambang batas PT sebesar 4 persen pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024. Hal tersebut sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pemilu.

Untuk diketahui, hasil survei Charta Politika adalah sebagai berikut: PDIP 22,1 persen, Gerindra 14,9 persen, Golkar 9,8 persen, PKB 7,8 persen, PKS 7,2 persen, NasDem 6,6 persen, Demokrat 6,1 persen, PPP 4,1 persen, PAN 3,8 persen, Perindo 3,2 persen, PSI 0,5 persen, Garuda 0,3 persen, Gelora 0,2 persen, Ummat 0,2 persen, PBB 0,1 persen, Hanura 0,1 persen, PKN 0,1 persen, Buruh 0,1 persen, dan TT/TJ 12,8 persen.

Survei tatap muka tersebut dilakukan pada 2-7 Mei 2023 terhadap 1.200 responden dengan multistage random sampling. Adapun margin of error survei ini 2,82 persen dengan kriteria reponden 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih.

Quality control survei ini ada di angka 20 persen dari total sampel dengan wilayah survei seluruh Indonesia. (cuy/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mardiono Segera Bertemu Mega, Bahas Nama Sandi Dampingi Ganjar?


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler