Syarief Hasan Sebut Pembangunan Infrastruktur Belum Mampu Mengurai Kemiskinan

Jumat, 23 Juni 2023 – 13:53 WIB
Wakil Ketua MPR RI Syarifuddin Hasan mempertanyakan strategi pembangunan yang ditempuh pemerintah selama ini menitik beratkan pada pengadaan infrastruktur. Foto: dok MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Syarifuddin Hasan mempertanyakan strategi pembangunan yang ditempuh pemerintah selama ini menitik beratkan pada pengadaan infrastruktur.

Apalagi, beberapa infrastruktur di antaranya tidak berfungsi secara optimal, sedangkan dana yang dibutuhkan terbilang tidak kecil.

BACA JUGA: Syarief Hasan Minta Kemenhan Tolak Pembelian Jet Tempur Bekas Rp 12 Triliun dari Qatar

Menurut Syarief Hasan pemerintah harus melakukan pembangunan infrastruktur. Di negara manapun pembangunan infrastruktur itu selalu diperlukan, termasuk di Indonesia.

"Minimal ada empat manfaat yang semestinya bisa dicapai disetiap pembangunan infrastruktur, yaitu mengurangi jumlah kemiskinan, meningkatkan sumber daya manusia, menyediakan lapangan pekerjaan, dan peduli terhadap lingkungan," kata Syarief Hasan di Ruang Pertemuan Balaikota Palopo, Kamis (22/6).

BACA JUGA: AHY Masuk Daftar Cawapres Ganjar, Syarief Hasan Teringat Omongan Sekjen PDIP Soal Ini

Ikut hadir pada acara tersebut, antara lain, Rektor UM Palopo Prof. Dr. H. Suhardi M. Anwar MM., Rektor IKB KJP Prof. Dr. Rusdiana Junaid M. Hum, MA., serta Wakil Rektor IV Unanda Dr. Abdul Rahman Nur.

Pembangunan yang berpotensi mengancam kelestarian lingkungan, menurut dia semestinya tidak dilakukan.

BACA JUGA: Moratorium Pinjol Mau Dicabut, Syarief Hasan Ingatkan Hal Penting Ini ke OJK

Dia menyebut pada kasus pemanfaatan pasir sedimen laut. Dia mengatakan pengambilan pasir laut menyebabkan kerusakan lingkungan, menghilangkan habitat ikan, dan tumbuhan yang ada disekitarnya.

Sebaliknya, semestinya pemerintah melakukan optimalisasi pembangunan dibidang pertanian.

Sebab, pertanian merupakan hajat hidup orang banyak, sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat, ketersediaan lapangan pekerjaan, dan mengurangi angka kemiskinan.

"Yang terjadi malah sebaliknya, saat musim panen tiba, pemerintah malah melakukan impor, sehingga terjadi perang harga yang sangat merugikan petani," kata anggota Komisi I DPR RI ini.

Pada kesempatan itu, Syarief Hasan juga menyinggung perihal kepemilikan dan pemanfaatan sumber daya alam yang belum sesuai dengan harapan UUD Negara Republik Tahun 1945.

Nyatanya, meski memiliki banyak sumber daya alam, kesejahteraan masyarakat tak kunjung meningkat. Karena pemanfaatannya belum menyentuh semua masyarakat.

"Kami memiliki berbagai syarat untuk menjadi negara maju dan sejahtera. Tetapi, semua itu tak kunjung dirasakan karena pemanfaatan kekayaan alam yang dimiliki masih terbatas dikalangan tertentu saja," ungkap Syarief Hasan. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hadiri Haul ke-4 Ani Yudhoyono, Syarief Hasan Kenang Kejadian Mengharukan Ini


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler