Tahanan Polrestabes Medan Meninggal, Kasat Reskrim Bilang karena Demam

Senin, 19 Oktober 2020 – 16:16 WIB
Ilustrasi mayat. Foto: JPNN.com

jpnn.com, MEDAN - Fery Pasaribu, 49, tahanan Polrestabes Medan, Polda Sumut, dilaporkan meninggal dunia, Sabtu (17/10). Tersangka kasus pembunuhan janda dua anak bernama Fitri Yanti, 44, itu disebut meninggal akibat sakit demam.

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing membenarkan tahanan tersebut meninggal dunia.

BACA JUGA: Witan dan Elkan Baggott Tinggalkan TC Timnas Indonesia U-19 pada 24 Oktober

Kata dia, tersangka kasus pembunuhan itu meninggal setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

“Iya benar tahanan atas nama Fery Pasaribu meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Medan (Sabtu) pagi sekira pukul 06.30 WIB,” ujarnya dikonfirmasi wartawan.

BACA JUGA: Pembunuh Anak dan Pemerkosa Wanita di Aceh Timur Tewas di Sel

Disebutkan Martuasah, Ferry Pasaribu mengeluh sakit demam dan lemas sejak hari Jumat (16/10) siang sekitar pukul 14.15 WIB.

Kemudian, petugas Sat Tahti Polrestabes medan membawanya ke RS Bhayangkara Medan. Namun Ferry dinyatakan meninggal esok paginya.

“Petugas kemudian menghubungi pihak keluarga, lalu jenazah Ferry dibawa pulang oleh Sumarlah yang merupakan istrinya. Jenazah telah diserahkan kepada keluarga pada hari Sabtu sekira pukul 11.30 WIB,” jelas Martuasah.

BACA JUGA: Provokator Demo Tolak UU Cipta Kerja di Kantor Dewan Ini Akhirnya Diringkus

Ia menambahkan, atas penyerahan jenazah, pihak keluarga almarhum telah sepakat untuk tidak dilakukan autopsi. “Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan tidak keberatan atas meninggalnya Ferry,” tukasnya.

Sebelumnya, Fery Pasaribu dibekuk di Riau oleh personel Polsek Tapung Polda Riau saat bersembunyi di rumah kerabatnya pertengahan September lalu. Tersangka kemudian diserahkan kepada Satreskrim Polrestabes Medan untuk proses hukum selanjutnya.

Diketahui, Fitri Yanti ditemukan tewas mengenaskan bersimbah darah di parit kawasan Jalan Mahoni Pasar 2 tanah garapan Desa Bandar Klippa, Percut Seituan, Minggu (30/8) pagi. Terdapat luka sayatan di leher warga Jalan Bromo Gang Bahagia, Medan Area ini.

Mayat perempuan itu ditemukan warga sekitar tempat kejadian perkara dengan posisi keadaan telungkup. Dalam hitungan menit, warga langsung berkerumun dan geger. Tak lama, petugas dari Polsek Percut Seituan yang mendapat kabar tiba di lokasi kejadian.

Kepala Lingkungan III, Kelurahan Tegal Sari II, Medan Area, Abdul Kadir (49) membenarkan mayat perempuan itu adalah warganya.

BACA JUGA: Suami Bersimbah Darah Dianiaya Istri, Ngeri, Disayat Pakai Cutter

“Dia (korban) seorang janda yang memiliki dua orang anak, tinggalnya tak jauh dari kantor Lurah Tegal Sari II,” ucapnya.(ris/azw/sumut)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler