Tak Hanya Tekanan Angin Ban, Bagian Ini Perlu Diperhatikan Saat Musim Hujan

Rabu, 25 November 2020 – 16:58 WIB
Ilustrasi, ban mobil saat kondisi hujan. Foto: Auto2000

jpnn.com, JAKARTA - Masih banyak pengemudi kendaraan roda empat salah kaprah memahami ban mobil yang digunakan saat berkendara di musim hujan.

Padahal tekanan angin ban sudah anjuran, tetapi banyak orang justru mengurangi tekanan angin dengan harapan agar tapak ban bisa lebih menempel.

BACA JUGA: Kenali Risiko Tekanan Angin Ban Mobil Kurang atau Lebih

Lalu bagaimana cara mengecek tekanan angin ban yang pas saat musim hujan?

Seperti dilansir dari situs Auto2000, Rabu (25/11), pemilik mobil tidak perlu mengurangi ataupun menambah tekanan angin pada ban.

BACA JUGA: Tiga Langkah Berkendara Aman dan Nyaman Saat Hujan

Saat musim hujan tiba, pengguna mobil cukup mengikuti anjuran tekanan ban dari pabrikan.

Untuk mengetahui berapa tekanan, cukup melihat di bagian pilar B atau dekat pintu pengemudi.

BACA JUGA: Daihatsu Berbagi Tips Berkendara Irit, Simak Nih

Tekanan angin yang dianjurkan sekitar 30 sampai 32 Psi.

Selain tekanan ban, hal penting yang perlu diperhatikan pada keempat ban ialah kembang ban mobil tersebut.

Pastikan kembangan dan alur ban masih dalam kondisi ideal.

Ban yang sudah botak atau masuk masa kedaluwarsa akan sulit memberikan traksi terbaik saat kondisi jalanan hujan.

Jika ban mobil sudah mengalami hal tersebut disarankan harus diganti.

Tak ada tawar-menawar jika menyangkut ban di musim hujan seperti sekarang. Jika menyepelekan, maka bisa nyawa menjadi taruhannya. (ddy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler