Tak Kunjung Rampung, Pelebaran Jalan Siliwangi Diportes

Jumat, 26 Oktober 2018 – 23:09 WIB
Proses pelebaran jalan. FOTO : Jawa Pos

jpnn.com, TANGERANG SELATAN - Pelebaran Jalan Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) harusnya sudah dapat diselesaikan dan tidak berlarut-larut seperti sekarang. Jika memang ada kendala di lapangan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Banten harus dapat berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

“Harusnya pelebaran jalan ini sudah rampung sejak beberapa waktu lalu, karena warga kan yang dirugikan dengan adanya pengerjaan yang berlarut-larut. Warga harus mengalami kemacetan berkepanjangan,” kata Ketua DPRD Tangsel Moch Ramlie kepada INDOPOS, Kamis (25/10).

BACA JUGA: KPK Diminta Awasi Pembangunan Gedung DPRD Tangsel

Dikatakan bahwa alasan kontraktor yang tidak bisa membangun jembatan sebenarnya sudah tidak ada lagi karena sudah difasilitasi oleh Camat dan Lurah. “Sudah tidak ada kendala, kami malah merasa heran kok pekerjaan pelebaran ini tidak selesai-selesai. Jika memang ada kendala, sebaiknya langsung koordinasi dengan Pemkot Tangsel dong. Kirim surat resmi, nanti akan difasilitasi lagi,” kata politisi Partai Golkar ini.

Dia menjelaskan memang di lokasi ada pangkalan ojek yang tergusur oleh pembangunan jembatan tersebut, namun masalah itu bisa diselesaikan sebenarnya. “Ajak aja mereka diskusi, kalau perlu sedikit berbagi rejeki dengan mereka,” kata Ramlie.

BACA JUGA: Selalu Macet, ini Solusi untuk Bundaran Aloha

Asda 1 Kota Tangsel, Rahmat Salam yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui hasil mediasi antara Dinas PUPR Banten dan warga. "Saya belum dapat laporan. Mungkin Camat dan Lurah yang lebih mengetahui," katanya lewat pesan singkat Whatts Up kepada INDOPOS.

Dalam pantauan INDOPOS di lapangan, Kamis (25/10) saat ini pengerjaan proyek pembangunan jembatan yang melewati saluran irigasi dari Situ Tujuh Muara di Jalan Siliwangi sedang dikerjakan dengan penyemenan rangka besi di atas gorong-gorong yang dipasang. Hanya saja pada sisi yang dianggap bermasalah, belum ada pengerjaan apa pun di lokasi. Sementara sejumlah pegawai masih fokus pada pengerjaan pengecoran jalan yang letaknya berdekatan dengan situ tersebut.

BACA JUGA: Tangerang Selatan Terima Penghargaan Kota Layak Anak

Sebelumnya seperti diberitakan INDOPOS, tidak dapat dikerjakannya proyek jembatan penghubung Jalan Siliwangi di depan Plaza Ogie dan Jalan didepan situ dikeluhkan oleh pengguna jalan di sana. Karena terhambatnya pembangunan jembatan, menyebabkan Jalan Siliwangi kembali memiliki leher botol (bottle neck) persis di depan pintu air. Akibatnya kemacetan tak dapat dihindarkan.

Berdasarkan informasi yang diterima INDOPOS, terhambatnya pembangunan jembatan karena ada warga yang menuntut ganti rugi pada jalan yang ada di Jalan Siliwangi ke arah Pamulang. “Kabarnya dituntut warga karena belum pernah merasa dibebaskan. Karena itu kami belum bisa melanjutkan pekerjaan. Kami takut kalau memaksa, akan ada bentrokan di lapangan,” ujar seorang pekerja.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten, Hadi Soeryadi yang didampingi Sekdis PUPR Robby yang dikonfirmasi INDOPOS juga membenarkan soal belum dapat dilaksanakannya pembangunan jembatan di saluran irigasi Situ Tujuh Muara Pamulang.

“Ya memang belum bisa kami lanjutkan karena adanya tuntutan warga. Kami sudah beberapa kali bertemu dengan difasilitasi Pemkot Tangsel. Saat ini sedang dimediasi oleh pihak kecamatan juga, agar para pekerja kami bisa melaksanakan pekerjaan tersebut dengan tenang,” ujar Hadi.

Dikatakan, Dinas PUPR Pemprov Banten sudah berusaha maksimal untuk menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut agar kawasan Pamulang tidak macet lagi.

“Namun karena masih ada penolakan, kami tak bisa melanjutkan karena khawatir akan ada gesekan di lapangan. Kami berharap masalah ini bisa cepat selesai,” ujarnya. (cr5)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Begini Hasil dalam Kongres Biasa PSSI


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler