Tak Sanggup Bayar Mahar, Calon Menantu pun Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 17 Oktober 2015 – 14:32 WIB
ilustrasi

jpnn.com - BATAM - Gara-gara pergaulan bebas, seorang siswi salah satu SMA di kota Batam jadi berbadan dua. Pelajar berinisial Sn, itu mengaku dihamili pacarnya, Iw, 18, yang juga pelajar SMA.

Karena sudah terlanjur hamil, orangtua kedua belah pihak sepakat menikahkan mereka. Namun belumlah pernikahan dilangsungkan, Dy, 40, calon mertua laki-laki Iw memilih melaporkan calon menantunya itu ke Polsek Batuaji. 

BACA JUGA: Buru Lobster Kok Pakai Potasium, Ya Berhadapan dengan TNI AL

Masalahnya, dalam perundingan, pihak keluarga Iw tak sanggung membayar mahar yang diminta ayah Sn sebesar Rp 35 juta.

“Orang tunya tidak sanggup membayar mahar,” ujar Sn.

BACA JUGA: Sadis! Janda Tua Itu Dipukuli, Dipaksa Minum Racun, Dibuang ke Jurang hingga Tewas

Menurut Sn, mahar yang diminta orang tuanya itu hanya untuk membeli peralatan pernikahan, kasur, lemari, dan alat rumahtangga lainnya.

Sn mengaku sudah setahun menjalin asmara dengan Iw. Karena sudah mengetahui dirinya hamil, ia sempat membuka kos-kosan di Perumahan PJB, Batuaji.

BACA JUGA: Cekcok dengan Suami dari Jandanya, Bapak 3 Anak Tewas Ditusuk

“Saat buka kosan dibayar oleh dia (Iw,red) sebesar Rp 300 ribu,” kata Sn.

Iw, kata Sn, sebelumnya juga berstatus pelajar SMA, namun sudah berhenti sekolah satu pekan ini. “Dikeluarkan karena ketahuan,” kata Sn.

Kapolsek Batuaji Kompol Andy Hermasyah menyarankan permasalahan ini lebih baik diselesaikan secara kekeluargaan.

“Mereka sudah dewasa, tidak anak-anak lagi,” ujar Andy. (cr14)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Selundupkan 8 Ekor Biawak Tanpa Telinga Asal Kalimantan, Warga Jerman Ini Ditangkap Petugas Bandara, Selanjutnya...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler