Tak Tahu Jika Kepala Terisi Peluru

Rabu, 25 Agustus 2010 – 13:13 WIB

BOCHUM - Jika anda biasa mabuk minuman keras, mungkin berita ini bisa menjadi bahan perenunganSeorang pria Polandia yang hidup bekerja di Jerman, tak menyadari jika selama lima tahun ini terdapat proyektil peluru di kepalanya.

Lantaran mabuk, pria Polandia itu tak sadar jika pernah ditembak di bagian kepalanya

BACA JUGA: PM Inggris Punya Anak ke-4

Polisi di kota Bochum, Jerman, pada hari Selasa (24/8) mengatakan bahwa dokter menemukan peluru kaliber 0,22 di bagian belakang kepala setelah pria Polandia berusia 35 tahun itu pergi ke rumah sakit untuk menyingkirkan sesuatu yang dipikirnya kista.

Ketika disodori dengan proyektil peluru ukuran 5.6 mm, pria Polandia itu mencoba mengingat bahwa ia merasakan pukulan di kepala pada tengah malam di sebuah pesta tahun baru 2004 atau 2005
"Tapi pria itu sudah lupa tentang hal ini karena ia sangat mabuk," kata juru bicara polisi di Bochum.

"Dia mengatakan dia ingat pernah sakit kepala, tapi dia bukan tipe orang yang suka pergi ke dokter," lanjur jubir polisi

BACA JUGA: Indonesia Kesulitan soal Proses Hukum 7 Nelayan Malaysia



Luka akibat tembakan itu memang sembuh tanpa diketahui ada peluru di dalam kepala
Hingga akhirnya, pria Polandia itu memutuskan untuk memeriksakan benjolan yang muncul di bagian belakang kepalanya.

Polisi mengatakan, mereka tidak menganggap insiden itu mencurigakan, karena mungkin peluru itu telah bersarang di kepala si pria Polandia ketika seseorang menembakkan pistol di perayaan tahun baru tersebut

BACA JUGA: Ratusan Orang Telanjang Demi Hak Binatang

"Mungkin itu adalah peluru yang ditembakkan ke udara, yang masuk ke kepalanya saat turun," kata jubir polisi

Pria Polandia yang kini menjadi warga di sebuah kota di Jerman bernama Herne ini diharapkan akan keluar dari rumah sakit pada pekan ini, setelah peluru itu diangkat pada Jumat pekan lalu.(reuters/ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Soal Malaysia, DPR Panggil Menlu Hari Ini


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler