Takluk dari PSIS Semarang, Arema FC Terhukum Kesalahan Sendiri

Selasa, 30 Maret 2021 – 23:33 WIB
Pemain Arema Fc Malang nomor punggung 12, Rizky Dwi febrianto (kostum putih) saat mengontrol bola dan dijaga striker PSIS Komarudin dalam pertandingan sepak bola Grup A Piala menporan 2021 di Stadion Manahan Solo, Selasa (30/3/2021) (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

jpnn.com, SOLO - Arema FC gagal lolos ke perempat final Piala Menpora 2021 setelah takluk 2-3 dari PSIS Semarang di Stadion Manahan, Solo, Selasa (30/3) malam.

Tim Singo Edan bukan hanya dibuat ompong, tetapi juga tenggelam di dasar klasemen Grup A.

BACA JUGA: Arema FC Dibikin Ompong PSIS, Berakhir di Dasar Klasemen

Sempat unggul duluan, Arema FC harus harus kalah akhirnya. Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro menegaskan, bahwa timnya gagal memenuhi ekspektasi karena membuat kesalahan sendiri.

"Kami tidak lolos karena kesalahan diri sendiri," katanya, usai laga.

BACA JUGA: Lolos dari Hukuman Mati, Dua Sejoli Ini Tetap Divonis Penjara Seumur Hidup

Menurut dia, sejatinya permainan Arema FC sudah berjalan berjalan sesuai strategi yang diinstruksikan dalam latihan.

Karena itu, Singo Edan bisa unggul 1-0 duluan di awal-awal babak pertama.

BACA JUGA: Istri Diperkosa, Yos Ariansah Menyimpan Dendam, Sang Tetangga Langsung Diberi Dua Liang

"Ternyata, di menit akhir (babak pertama, red) ada bola set piece, dan kebalas. Itu yang membuat PSIS bangkit," terang Kuncoro. 

Dalam pertandingan ini, Dedik Setiawan sempat membuat Armea FC unggul di menit kesembilan.

Tetapi, di injury time babak pertama, mampu disamakan 1-1 oleh pemain PSIS Komaruddin. Bek muda PSIS Pratama Arhan membuat Arema tertinggal lewat sepakan bebasnya pada menit ke-61.

Arema sejatinya punya peluang untuk bisa menang setelah Dedik kembali mencetak gol pada di menit 67 lewat titik putih.

BACA JUGA: Pintu Rumah Mbak Ida Terbuka, Hendri Nyelonong Masuk, Bilang Mau Sembunyi, Ternyata Cuma Modus

Sayang, Riyan Ardiansyah memaksa kiper Arema FC harus memungut bola dari gawangnya untuk kali ketiga dan takluk 2-3. (dkk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler