Target Pertumbuhan 5,4% Memang Sulit, tapi Bukan Mustahil

Jumat, 18 Agustus 2017 – 21:49 WIB
Uang Rupiah. Foto: JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 2018 bisa 5,4 persen. Target itu termuat dalam asumsi makro RAPBN 2018 yang dibacakan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Paripurna DPR, Rabu (16/8).

Banyak pihak yang merasa pesimistis dengan target pertumbuhan itu. Apalagi pertumbuhan ekonomi semester I (Januari-Juni) tahun ini hanya mencapai 5,01 persen atau masih di bawah target APBN Perubahan 2017 yang dipatok pada angka 5,2 persen.

BACA JUGA: Jokowi: Anak Bangsa Jangan Takut Berkompetisi

Dalam pandangan Direktur Program Institute for Development of Economics & Finance (INDEF) Berly Martawardaya, target pertumbuhan ekonomi 5,4 memang terlalu tinggi. Untuk menutup target pertumbuhan tahun ini saja maka perekonomian selama Juli-Desember harus tumbuh 5,4 persen.

Salah satu caranya adalah dengan menjaga harga-harga barang tetap stabil, sehingga konsumsi juga bisa terstimulus untuk naik. “Logistik dan distribusi harus semakin lancar sehingga tidak ada excess demand (permintaan berlebih, red) sembako," ujarnya di kantor INDEF, Jakarta, Jumat (18/8).

BACA JUGA: Bismillah, Anak Panah Pak Jokowi Awali Countdown Asian Games 2018

Berkaca pada hal tersebut, lanjut Berly, sulit rasanya pemerintah bisa memenuhi target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen pada 2018 mendatang. Meski demikian, dia tetap mendukung upaya pemerintah untuk mencapai target itu.

"Walaupun kita harus memberikan lampu senter terhadap asumsi makro khususnya di pertumbuhan dan inflasi. Pertumbuhan 5,4 persen walau tidak mungkin tapi juga bukan tidak bisa,” katanya.

BACA JUGA: TERUNGKAP! Isi Pembicaraan Rahasia antara Pak Jokowi dan Siswi Pembawa Baki

Hanya saja, untuk mencapai target pertumbuhan 5,4 persen memang butuh kerja keras. Apalagi untuk mengejar target pertumbuhan 5,2 persen pada tahun ini saja sulit.

“Untuk mencapai 5,2 persen ekstra kerja keras tahun ini. Dari 5,01 ke 5,4 itu tinggi. Tahun depan apalagi walau nggak mungkin tapi tantangan berat," pungkasnya.(cr4/JPC)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PAN Mulai Terpesona Jenderal Gatot untuk Pilpres 2019


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler