Tawarkan Surat Utang, Waskita Bidik Rp 5 Triliun

Selasa, 07 Februari 2017 – 14:36 WIB
Ilustrasi. Foto: Waskita Karya

jpnn.com - jpnn.com - PT Waskita Karya Tbk bakal menawarkan obligasi berkelanjutan tahap ketiga.

Emiten berkode WSKT itu menargetkan meraih dana Rp 5 triliun.

BACA JUGA: Mitsubishi Rakit 2 Produk Andalan di Bekasi

Untuk tahap ketiga ini, perseroan menawarkan obligasi sebesar Rp 1,657 triliun. Untuk tahap pertama, perseroan telah menawarkan obligasi Rp2 triliun.

Sedangkan tahap kedua telah menerbitkan obligasi berkelanjutan sebesar Rp900 miliar.

BACA JUGA: Penyaluran Kredit Perbankan Tembus Rp 400 Triliun

Obligasi tersebut terbagi dalam dua sesi. Untuk seri A sebesar Rp747 miliar dengan tingkat bukga 8,5 persen.

Jangka waktunya tiga tahun sejak penerbitan.

BACA JUGA: Perusahaan Berbasis Hasil Hutan Bisa Raih Sertifikasi

Pembayaran pokok obligasi secara penuh akan dibayar pada 21 Februari 2020.

Untuk seri B dengan penawaran sebesar Rp 910 miliar dengan tingkat bunga 9 persen.

Jangka waktunya tahun. Pembayaran pokok obligasi akan dibayar penuh pada 21 Februari 2020.

Satu lagi penawaran obligasi korporasi di awal tahun ini.

Kali ini, penawaran surat utang datang dari PT Waskita Karya Tbk.

Pertengahan bulan ini, emiten saham dengan kode saham WSKT ini akan menggelar penawaran umum berkelanjutan bertajuk Obligasi Berkelanjutan II Waskita Karya Tahap III Tahun 2017.

Berdasarkan prospektur ringkas yang diterbitkan perseroan, surat utang tahap ketiga ini diterbitkan dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp 1,657 triliun.

Rencananya, dana hasil emisi obligasi ini akan digunakan untuk modal kerja dan investasi.

Surat utang ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan II Waskita Karya dengan target penghimpunan dana sebesar Rp 5 triliun.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengganjar surat utang terbitan Waskita dengan peringkat A-.

Waskita memecah surat utang ke dalam dua seri. Obligasi Seri A ditawarkan dengan jumlah pokok utang Rp 747 miliar.

Surat utang dengan tenor tiga tahun ini menawarkan kupo sebesar 8,5 persen.

Sedangkan obligasi Seri B ditawarkan dengan jumlah pokok utang sebear Rp 910 miliar.

Dengan tenor lima tahun, surat utang Seri B ini menjanjikan kupon sebesar sembilan persen. Bunga obligasi akan dibayarkan setiap tiga bulan. (ers)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bank Mandiri Suntik PT Timah Rp 300 Miliar


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler