Tegang Jelang Laga Hidup Mati

Senin, 16 Juni 2008 – 10:32 WIB
Kiper tim Jerman Jens Lehmann dalam training persiapan jelang laga melawan Austria. Foto: Reuters/Alex Grimm.

jpnn.com - WINA – Ketegangan melanda Jerman menjelang duel penentuan melawan Austria di Grup B Euro 2008 dini hari nanti WIBDuel di Stadion Ernst Happel, Wina, itu menjadi pertaruhan reputasi Der Panzer

BACA JUGA: Jangan Ulang Hasil Tahun Lalu!

Jika sampai kalah lagi seperti melawan Kroasia (12/6), Michael Ballack dkk bakal mengulang kegagalan lolos dari fase grup di dua Euro sebelumnya (2000 dan 2004)

Jerman yang notabene jawara tiga kali Euro memang hanya butuh hasil seri untuk lolos ke perempat final melawan Portugal, 19 Juni nanti

BACA JUGA: Gol Dianulir, Toni Kritik Wasit

Tapi, selain harus menghadapi tekanan eksternal, baik dari pertandingan maupun fans Austria yang notabene berstatus tuan rumah, kondisi internal Der Panzer dilanda ketegangan

Kemarin (15/6), tim Jerman secara mendadak mengadakan pertemuan rahasia di markas timnya di Tenero, Swiss

BACA JUGA: Zambrotta-Mutu Minta Maaf

Pertemuan itu jelas bukan merupakan program resmi dari pelatih Jerman Joachim LoewSebab, Loew tidak hadir dalam acara tersebut, melainkan khusus hanya bagi para punggawa Der Panzer.

Kapten tim Jerman Michael Ballack membenarkan hal itu setelah dicecar pertanyaan oleh sejumlah wartawanBintang Chelsea tersebut menuturkan, pertemuan itu sengaja dilakukan untuk mengevaluasi permainan mereka selama dua laga yang sudah dijalani dalam Euro 2008

Singkat kata, rapat itu menjadi forum curhat para pemainDiharapkan, tanpa adanya pelatih, setiap pemain tidak malu-malu mengeluarkan segala unek-unek’’Itu hanya pertemuan biasaTapi, manfaatnya dalam membangkitkan motivasi kami sangat besar,’’ ungkap Ballack sebagaimana dikutip Reuters.

Gelandang 31 tahun itu menuturkan, ide pertemuan muncul spontan dari dirinya usai kekalahan menyakitkan 1-2 dari Kroasia, 12 Juni laluSebagai leader tim, Ballack ingin mengetahui sejauh mana kondisi mental rekan-rekannya pasca kekalahan itu dan menyonsong laga melawan Austria.

’’Dalam sebuah tim, komunikasi kepada semua pemain sangat diperlukan,’’ jelas pemain ber-caps 83 dan telah menyumbang 36 gol bagi negerinya tersebut

Sedikit membongkar acara itu, Ballack mengaku ada saling lempar kritik antarpemainDia menilai kondisi tersebut sangat bagus’’Selama kritik itu konstruktif, tak masalahJustru itu akan membantu pemain belajar dari kesalahan,’’ kata mantan pemain Bayern Munchen dan Bayer Leverkusen tersebut

Lantas, adakah rekan setimnya yang mengkritik Ballack? Tak ada jawaban konkret dari Pemain Terbaik Jerman 2002, 2003, dan 2005 ituYang pasti, Ballack mengaku siap menerima kritik atas penampilannya’’Setiap pemain harus siap menerima kritik,’’ tegas tunangan Simone Lambe itu.

Torsten Frings, pemain Jerman lainnya, menyatakan kini timnya siap membuktikan kualitas permainannya melawan AustriaMeski hanya butuh seri, duel melawan Austria dianggap tak ubahnya partai finalGelandang bertahan berusia 31 tahun tersebut juga menilai tim di Euro 2008 lebih tangguh dibandingkan Euro 2004

Dalam Euro 2004, Frings menjadi pilar dan menyumbang satu gol saat Jerman menahan imbang Belanda 1-1 pada laga pertama’’Kala itu, kami gagal karena kalah dalam laga terakhir grup (1-2 oleh Republik Ceko, Red)Saya berharap insiden itu tak terulang,’’ ujar pemain Werder Bremen tersebut kepada Goal(nar/dns)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Khawatir Belanda Main Mata


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler