Tekan Angka Stunting, BPIP dan BKKBN Akan Libatkan Paskibraka Duta Pancasila

Selasa, 29 November 2022 – 22:20 WIB
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berkomitmen untuk menekan angka stunting. Foto: BPIP

jpnn.com, JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berkomitmen untuk menekan angka stunting di Indonesia.

Dalam kerja sama tersebut, BPIP akan melibatkan Paskibraka Duta Pancasila Indonesia yang berada di 34 Provinsi di tanah air.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Hubungan Antar Lembaga dan Kerja sama BPIP Elfrida Herawati Siregar saat Diskusi Kelompok Terpumpun Optimalisasi Kerja sama BPIP dengan BKKBN di Jakarta, Rabu (16/11).

BACA JUGA: BPIP Terus Matangkan Arah Kebijakan Internalisasi dan Institusionalisasi Pancasila

"Kami melalui Deputi lima (Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP) memiliki Paskibraka Duta Pancasila di 34 Provinsi, maka kami bisa melibatkanya," ujarnya.

Menurutnya, BKKBN merupakan mitra strategis BPIP mengingat tugas dan fungsinya sangat penting di dalam mendukung Pancasila dalam tindakan (Pancasila in Action).

BACA JUGA: Kepala BPIP Teguhkan Peran Ulama Perempuan dalam Merawat Kebangsaan

"Harapan saya pada kesempatan ini BPIP dan BKKBN dapat bersama-sama saling menguatkan baik dalam Pembinaan ideologi Pancasila maupun keterlibatan dalam berbagai hal baik," harapnya.

Tidak hanya itu, dia mengatakan kerja sama juga akan diperkuat dalam penguatan generasi berencana, pendidikan Pancasila bagi keluarga, bagi remaja, dan sebagainya yang bisa mengatasi persoalan bangsa

BACA JUGA: Hadiri Peresmian Lamban Pancasila, Wakil Kepala BPIP Puji Budaya & UMKM Lampung Barat

"Kerja sama yang telah terjalin antara BPIP dengan BKKBN sejak tahun 2019 dalam bentuk kolaborasi konkrit oleh kedua belah pihak harus terus menerus dikembangkan," tegasnya.

Direktur Komunikasi, Informasi dan Edukas BKKBN Eka mengapresiasi dengan kolaborasi, gotong royong dalam pengentasan angka stunting.

Dia mengakui penurunan angka stunting tidak bisa dilakukan oleh BKKBN, tetapi tenggung jawab bersama.

Pihaknya mencatat saat ini kasus stunting masih diangka 24 % dan ditargetkan penurunan sebesar 14 % pada 2024.

"Kepala BKKBN juga sangat senang sekali, karena program penurunan stunting ini adalah skala prioritas dan tanggung jawab bersama", ujarnya.

Dirinya menyambut baik dengan keterlibatan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia untuk membantu mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila atau Pancasila dalam tindakan.

"Pancasila dalam tindakan ini sesuai dengan kesepahaman kita harus benar-benar serius dilakukan", ujarnya.

Dia bahkan untuk melaksanakan program dan kegiatan penurunan stunting melibatkan Duta Pancasila Paskibraka segera dilaksanakan pada tahun ini.

"Bentuk pelaksanaan dalam pemberdayaan Duta Pancasila Paskibraka ini rasanya segera dieksekusi", tegasnya.

Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN Viktor juga mengapresiasi keterlibatan Duta Pancasila Paskibraka dalam penurunan stunting dimasa kini.

"Saya kira Paskibraka Duta Pancasila sangat relevan dalam mensosialisasikan stunting," ujarnya.

Dia mengaku pihaknya memiliki ribuan orang dalam organisasi atau komunitas sebagai mitra penurunan angka stunting.

"Paskibraka ini saya rasa sangat efektif membantu kami (BKKBN) dalam penurunan stunting", jelasnya.

Pihaknya berharap kerja sama ini segera dilakukan secara serius dengan menyusun konsep program atau kegiatan dengan melibatkan seluruh komunitas.

Dimas tim pendukung analis mengatakan kerja sama ini merupakan langkah konkret yang menghidupakan budaya gotong royong.

"Kami rasa kerjasama ini langkah kongkret dalam optimalisasi Pancasila dalam tindakan", ujarnya.

Selain itu kerjasama, gagasan dan komitmen sudah terbangun itu merupakan kick off untuk terus melakukan kerja-kerja nyata. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kepala BPIP Melantik Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, Ada Pesan Penting


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler