Telkom Gelontorkan Rp 1,8 T untuk Bangun Menara Baru

Senin, 27 Juli 2015 – 07:49 WIB

JAKARTA - Perusahaan yang melantai di bursa mulai melakukan ekspansi. PT Telkom Tbk (TLKM) siap menggelontorkan dana Rp 1,8 triliun untuk menambah menara baru. Sedangkan PT Akasha Wira International Tbk (ADES) menyiapkan dana USD 7 juta untuk menambah kapasitas produksi air minum dalam kemasan (AMDK).
    
VP Investor Relations TLKM Andi Setiawan mengatakan, pihaknya berencana ekspansi melalui anak usaha PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) membangun menara sebanyak 2.000 unit.

 Sekitar 1.000 unit di antaranya merupakan menara makro dan sebagiannya lagi mikro. "Nilainya Rp 1,8 triliun dibangun pada 2015," ungkapnya dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin.
    
Hingga Juni 2015, lanjut dia, Mitratel telah memiliki menara makro dan mikro 6.260 unit atau naik 14,3 persen dibandingkan 5.473 unit pada Desember 2014. "Untuk pendanaan, ekspansi itu dipenuhi melalui pinjaman perbankan dan dana internal," bebernya.
    
Mitratel sendiri saat ini sedang dalam proses akuisisi oleh PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dengan mekanisme tukar saham. Jika sesuai rencana, Mitratel akan dimiliki penuh TBIG dan sebaliknya TLKM menjadi pemilik sebagian saham TBIG.
    
ADES juga mencanangkan ekspansi dengan melakukan penambahan kapasitas produksi air mineral. Terjadi pertumbuhan bisnis dan pasar pada 2014, sedangkan kapasitas produksi pabriknya di Cibinong, Jawa Barat, mulai terbatas. Padahal sudah seluruh kapasitas terpasang di pabrik itu sudah digunakan.
    
"Karena itu, kami berencana menambah kapsitas terpasang mesin di pabrik kami di Cibinong, Bogor. Untuk keperluan tersebut, perseroan akan membeli mesin produksi minuman beserta perlengkapan penunjang dan konstruksinya senilai USD 7 juta (setara Rp 94,311 miliar)," ucapnya.
    
Pembelian mesin tersebut akan didanai kas internal perseroan dan pinjaman bank. Pembelian mesin tersebut dilakukan dengan produsen pihak ketiga yang bukan afiliasi perseroan.

BACA JUGA: Hary Tanoe Siapkan Rp 1,52 Triliun

Selain memroduksi AMDK, ADES juga memiliki lini pabrik untuk produk perawatan kecantikan (kosmetik). (gen/oki)

BACA JUGA: Masa Operasi KA Tambahan Diperpanjang

BACA JUGA: Wouw! Penjualan Hari Kedua Pertalite Naik

BACA ARTIKEL LAINNYA... Asosiasi Logistik Dorong Penguatan OP sebagai Regulator


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler