Tempe Tahu Mendadak Hilang di Pasar Modern, Banyak Konsumen Kecewa

Selasa, 22 Februari 2022 – 14:47 WIB
Perajin tempe mogok produksi karena kelangkaan bahan baku dan harganya naik. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, TANGERANG SELATAN - Tempe tahu mendadak hilang dari peredaran. Kedua bahan pangan murah meriah dengan kandungan protein tinggi itu susah ditemukan di tukang sayur, pasar modern maupun supermarket.

Seperti pantauan JPNN.com pada Selasa (22/2), tempe tahu tidak dijual tukang sayur.

BACA JUGA: Perajin Mogok Produksi selama 3 Hari, Tempe dan Tahu Bakal Langka

Mereka terakhir jual pada Senin (21/2). Itupun sisa dari Minggu (20/2).

"Enggak ada tempe tahu. Kosong semua," keluh Kang Acil, tukang sayur di kawasan Pondok Cabe, Tangerang.

BACA JUGA: Jangan Kaget Kalau Tahu dan Tempe Langka Beberapa Hari ke Depan

Kondisi sama juga terjadi di Pasar Modern Pondok Cabe.

Di pasar itu sepi karena pedagang memilih tidak jualan akibat mahalnya sejumlah bahan pangan dan sembako.

BACA JUGA: Efek Harga Kedelai Mencekik, Perajin Tempe Tahu Mogok Jualan, Sabar Ya Bun!

Seorang pedagang makanan frozen menceritakan pedagang tempe tahu lagi demo tidak jualan.

Mereka protes karena harga kedelai mahal.

"Ini sudah biasa terjadi kalau kedelai mahal pedagang tempe tahu demo. Enggak mau jualan karena lucu kan tempe dijual mahal," ucap Maman, pedagang asal Kabupaten Bogor.

Sementara, supermarket pun kosong melompong.

Terpantau di Aneka Buana Cirendeu. Toko yang mirip grosir itu tidak menjual tempe tahu karena tidak ada pasokan dari suplier.

Biasanya banyak jenis tempe tahu yang disajikan dengan harga setara pasar tradisional.

"Untuk sementara tempe tahu kosong sampai tiga hari karena pedagang demo. Enggak ada pasokan sejak Minggu (20/2)," ucap salah satu karyawan Aneka Buana yang menolak dipublikasikan namanya.

Kosongnya tempe tahu ini membuat para konsumen kecewa berat.

Memang ada pilihan lauk yang lain, tetapi makanan tersebut sangat diminati masyarakat.

"Ke tukang sayur kosong, ke pasar modern kosong. Eh di supermarket juga kosong. Waduh,' keluh Eko Priyanto.

Tidak hanya Eko, sejumlah konsumen juga kecewa.

Mereka, bahkan ikut membahasnya, meski tidak saling kenal.

"Ini ada apa ya. Kok mendadak langka. Minyak goreng masih langka dan mahal. Eh sekarang makanan rakyat kecil juga menghilang," ucap seorang ibu yang diiyakan pengunjung lainnya. (esy/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Harga Tahu Tempe Merangkak Naik, PRIMA: Pemerintah Gagal Kendalikan Harga Sembako


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler