Tentang Messi, Gol Sundulan dan Sepotong Cokelat

Minggu, 12 April 2015 – 06:40 WIB
sport keeda

jpnn.com - ROSARIO- Lionel Messi dan cokelat adalah hal yang tak terpisahkan. Kehebatan Messi menjebol gawang lawan tak lepas dari iming-iming sepotong cokelat ketika megabintang itu masih kanak-kanak.

Itu terjadi ketika Messi masih bermain untuk tim junior Newell’s Old Boys pada 1995-2000 silam. Saat itu, Messi menjelma menjadi pencetak gol ulung hanya karena....sepotong cokelat!

BACA JUGA: Nah, Calon Ketum PSSI Disebut Suporter Masih Miskin Prestasi

Adalah Carlos Marconi, pelatih tim muda dari Rosario yang menyulap Messi menjadi monster gol dengan iming-iming cokelat. Marconi menjanjikan Messi cokelat jika bisa menjebol gawang lawan.

“Messi menyenangi cokelat ketika masih kecil. Saya menjanjikannya cokelat jika bisa mencetak gol. Dia mencetak empat gol, maka saya memberinya empat cokelat,” terang Marconi di laman 8 Facts Football.

BACA JUGA: Gunduli Frankfurt, Muenchen Hampir Pasti Juara

Jumlah itu terus bertambah sesuai dengan gol Messi. Jika Messi mencetak lima gol, Marconi harus menyerahkan lima cokelat. Begitu seterusnya. Tergantung berapa gol yang dicetak Messi.

Suatu ketika, Marconi memberi tantangan pada Messi untuk mencetak gol melalui sundulan. Saat itu, Messi yang tak memiliki tinggi ideal memang tak pernah mencetak gol lewat kepala.

BACA JUGA: Ini Evaluasi Schaller Setelah PSM Mudah Dibobol Tiga Gol

“Saya berjanji memberikannya dua cokelat jika bisa mencetak gol melalui kepala,” tambah Marconi.

Hasilnya? Messi menggiring bola, melewati semua lawan, mengelabui kiper, lalu mengangkat si kulit bundar dan menyundulnya ke dalam gawang yang sudah melompong. Messi lalu mengacungkan dua jarinya pada Marconi. Victory.

“Dua cokelat,” kata Marconi menirukan ucapan Messi saat itu. Janji harus ditepati. Marconi pun akhirnya mesti memberikan pemain kesayangannya itu dua potong cokelat. Kini, Anda semua tahu bagaimana kehebatan Messi ketika sudah berada di depan gawang lawan. Mengerikan, luar biasa, dahsyat atau.... Ah, silakan Anda sebut sendiri dengan kalimat superlatif lainnya. (jos/jpnn)

 

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Akhirnya Inter Petik Kemenangan Besar Juga


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler