Terbukti Korupsi, Setya Novanto Mengaku Sangat Syok

Selasa, 24 April 2018 – 16:52 WIB
Setya Novanto usai menjalani persidangan dengan agenda pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (24/4). Foto: M Kusdharmadi/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Terdakwa perkara e-KTP Setya Novanto mengaku sangat syok begitu majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menyatakannya bersalah dan menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara. Menurutnya, dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak sepenuhnya terbukti.

"Pertama-tama saya sangat syok sekali, karena apa yang didakwakan dan yang perlu dipertimbangkan tidak sesuai dengan persidangan yang ada," kata Novanto usai sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (24/4).

BACA JUGA: Novanto Terbukti Korupsi, MKD Langsung Rapat Hari Ini

Novanto menambahkan, dirinya tak sepenuhnya terlibat dan mengetahui persoalan e-KTP. Mantan ketua DPR itu menegaskan, dakwaan kepadanya juga tak sesuai dengan fakta di persidangan.

"Tidak pernah dari awal, tidak mengikuti dan mengetahui, dan tentu itulah yang saya sangat kaget juga," kata Novanto.

BACA JUGA: Terbukti Jadi Koruptor e-KTP, Novanto Mengaku Pikir-pikir

Namun demikian, mantan ketua umum Golkar itu mengaku tetap menghormati dan vonis majelis hakim. “Saya minta waktu untuk mempelajari dan konsultasi dengan keluarga dan juga pengacara," ujar mantan ketua umum Partai Golkar itu.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan Novanto telah secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah dalam perkara e-KTP sebagaimana dakwaan kedua dari JPU. Majelis hakim yang dipimpin Yanto menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara kepada pria 62 tahun itu.

BACA JUGA: Setya Novanto Terbukti Korupsi, Diganjar 15 Tahun Bui

Novanto juga dijatuhi hukuman denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan. Selain itu, majelis hakim memerintahkan Novanto membayar uang pengganti USD 7,3 juta.(boy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tak Satu pun Politikus Kolega Setya Novanto Datang


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler