Terduga Teroris di Serang Menyamar jadi Penjual Sup Durian

Selasa, 26 Agustus 2014 – 12:06 WIB
Lokasi penangkapan tiga terduga teroris diberi garis polisi (police line), Selasa (26/8). Foto: Wahyudin/radar banten/jpnn

jpnn.com - SERANG  - Tiga terduga teroris ditangkap Densus 88 di Kota Serang, Selasa (26/8). Sebelum ditangkap, sempat diwarnai aksi baku tembak antara anggota Densus 88 dengan terduga teroris

Nur yang bekerja di rumah makan yang letaknya tidak jauh dari lokasi penangkapan tiga terduga teroris di Jalan Lingkar Selatan, Kebon Jahe, Kota Serang, mengaku belum lama mengenal terduga teroris.

BACA JUGA: Baku Tembak Warnai Penangkapan Tiga Terduga Teroris di Serang

"Ada lima orang yang menyewa tempat (ruko, Red.) itu, satu perempuan, empat laki-laki. Satu orang botak berjanggut, Mas," tutur Nur kepada Radar Banten (Grup JPNN) ditemui di tempatnya bekerja, Selasa (26/8).

Nur mengatakan, pernah bertemu dengan salah seorang dari terduga teroris. "Saya pernah bertemu dengan yang perempuan. Pernah mampir ke tempat saya dan bilang makanan di sini lebih lengkap. Pas saya tanya, memang mau jual apa, dia bilang mau jual sup durian," terangnya.

BACA JUGA: Anggota Dewan Ini Bawa Pulang Kursi Karena Lengser

Pasca penangkapan tersebut, polisi sudah memasang garis polisi di sekitar lokasi tempat bersembunyi terduga teroris itu.

Kapolres Serang AKBP Yudi Hermawan kepada wartawan membenarkan penangkapan tiga terduga teroris.

BACA JUGA: Jadi Tersangka, Fasilitas dan Gaji 10 Karyawan Pertamina Dicabut

"Kita amankan satu pelaku utama, satu jaringan, dan satu lagi istri pelaku utama. Ini hasil dari pengembangan Densus 88," kata Yudi kepada wartawan usai menerima terduga teroris di Mapolres Serang ketika transit untuk diamankan Densus 88 sebelum ke Jakarta.

Pencidukan kali ini, kata Yudi, merupakan pengembangan yang dilakukan terus-menerus oleh Densus 88.  "Mungkin hari ini waktu yang tepat untuk melakukan pencidukan," paparnya.

Ditanya mengenai asal dan jaringan terduga teroris ini, Yudi enggan memberikan keterangan lebih lanjut. "Ini kita hanya memback up Densus 88. Keterangan lebih lanjut mungkin akan ada rilis setelah 7x24 jam," pungkansya. (Wahyudin/radar banten/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pertamina Tegur Tujuh SPBU Bermasalah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler